Transjakarta melakukan uji coba pengoperasian rute baru, yaitu Koridor 13 Tendean-Ciledug, Jakarta, Jumat (12/5). [suara.com/Oke Atmaja]
Jalur bus Transjakarta koridor 13 rute Ciledug-Tendean (9,3 kilometer) hingga kini belum mendapatkan sertifikat layak fungsi atau dinyatakan lulus uji dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Hal ini membuat pemerintah Jakarta belum bisa menguji coba koridor tersebut.
Djarot kemudian membandingkan dengan proyek Simpang Susun Semanggi yang sudah bisa diuji coba.
"Kalau koridor 13 agak khusus ya karena dia punya halte-halte kemudian dilalui oleh Transjakarta, sedangkan Simpang Susun Semanggi itu untuk umum," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/7/2017).
"Jadi lebih membutuhkan perhatian sebetulnya kalau menurut saya itu yang koridor 13. Maka saya sampaikan koridor 13 itu harus betul-betul siap," Djarot menambahkan.
Djarot mengatakan tahapan untuk uji coba sudah dilakukan. Beberapa waktu yang lalu, uji layak fungsi sudah dilakukan Kementerian PUPR di jalan koridor 13.
"Kemarin sudah uji beban, baik statis maupun dinamis. Sebelum dioperasikan maka harus aman dulu SLF-nya," kata Djarot.
Open traffic Simpang Susun Semanggi sudah bisa dilakukan malam ini karena sudah dinyatakan lolos uji. Simpang Susun Semanggi merupakan proyek yang dibiayai dari dana kompensasi pelampauan koefisien lantai bangunan PT. Mitra Panca Persada, anak perusahaan asal Jepang, Mori Building Company.
"Sedangkan Simpang Susun Semanggi sudah lulus uji SLF. Kemarin disampaikan oleh Pak Basuki Menteri PUPR ya. Jadi PUPR menyampaikan bahwa sudah layak," kata Djarot.
Djarot menargetkan koridor 13 Transjakarta diresmikan pada 17 Agustus 2017, bertepatan dengan HUT RI yang ke 73.
Djarot kemudian membandingkan dengan proyek Simpang Susun Semanggi yang sudah bisa diuji coba.
"Kalau koridor 13 agak khusus ya karena dia punya halte-halte kemudian dilalui oleh Transjakarta, sedangkan Simpang Susun Semanggi itu untuk umum," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/7/2017).
"Jadi lebih membutuhkan perhatian sebetulnya kalau menurut saya itu yang koridor 13. Maka saya sampaikan koridor 13 itu harus betul-betul siap," Djarot menambahkan.
Djarot mengatakan tahapan untuk uji coba sudah dilakukan. Beberapa waktu yang lalu, uji layak fungsi sudah dilakukan Kementerian PUPR di jalan koridor 13.
"Kemarin sudah uji beban, baik statis maupun dinamis. Sebelum dioperasikan maka harus aman dulu SLF-nya," kata Djarot.
Open traffic Simpang Susun Semanggi sudah bisa dilakukan malam ini karena sudah dinyatakan lolos uji. Simpang Susun Semanggi merupakan proyek yang dibiayai dari dana kompensasi pelampauan koefisien lantai bangunan PT. Mitra Panca Persada, anak perusahaan asal Jepang, Mori Building Company.
"Sedangkan Simpang Susun Semanggi sudah lulus uji SLF. Kemarin disampaikan oleh Pak Basuki Menteri PUPR ya. Jadi PUPR menyampaikan bahwa sudah layak," kata Djarot.
Djarot menargetkan koridor 13 Transjakarta diresmikan pada 17 Agustus 2017, bertepatan dengan HUT RI yang ke 73.
Komentar
Berita Terkait
-
Transjakarta T31 hingga Shuttle Rute 05 Bikin Liburan ke PIK2 Lebih Praktis
-
Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Beton di Cikoko, Tak Ada Penumpang di Dalamnya
-
Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam
-
Lawan Stigma di Jalanan, Kisah Hebat Mantan Perawat Jadi Sopir Bus Transjakarta
-
Libur Lebaran di Jakarta, Transjakarta Operasikan Bus Atap Terbuka hingga Rute Pesisir PIK
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik
-
5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat
-
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik
-
5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point
-
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia
-
Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan
-
Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran