Suara.com - Kepolisian Resor Bekasi memburu 5 orang terduga pengeroyok dan pembakar Muhammad Al Zahra alias Zoya dalam keadaan hidup-hidup. Zoya dituduh mencuri di sebuah musala.
"Masih dalam pengejaran," kata Kapolres Bekasi Komisaris Besar Asep Adi Saputra ketika dihubungi Suara.com melalui pesan singkat, Selasa (8/8/2017)
Identitas dari kelima warga yang diburu tersebut telah dikantongi. Namun, karena untuk kepentingan penyidikan, Asep belum mau membeberkan secara gamblang.
Dia juga beralasan polisi masih merahasiakan identitas agar para pelaku yang ikut terlibat aksi pengeroyokan dan pembakaran Zoya tak melarikan diri saat disergap petugas.
"Maaf kalau inisial kami belum bisa berikan mencegah mereka bertambah jauh menghindar atau melarikan diri," kata dia.
Asep juga menyampaikan baru akan membeberkan peran kelima pelalu ketika sudah berhasil ditangkap.
"Sabar ya, bila sudah tertangkap pasti kami ekspos," kata dia.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan dua warga berinisial SU (40) dan NA (39) yang dianggap ikut mengeroyok Zoya yang ditangkap di Jalan Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi lantaran dianggap diduga mencuri satu unit amplifier di Musala Al Hidayah, Selasa (1/8/2017).
Ketika pengeroyokan terjadi, kedua warga tersebut turut berperan memukul dan menendang bagian tubuh Zoya.
Baca Juga: Tak Mau Kecolongan seperti Kasus Zoya, Ini Solusi Polda Metro
Kedua tersangka yang ditangkap dijerat Paasal 170 KUHP tentang penganiayaan bersama-sama di depan umum dengan ancaman hukum penjara di atas lima tahun.
Sejauh ini, polisi belum bisa mengungkap pelaku lain yang diduga menyiramkam bahan bakar bensin dan menyalakan korek api ketika Zoya terkapar setelah dihakimi massa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!