Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertekad terus menertibkan bangunan liar yang ada di sekitar Taman Bersih Manusiawi Wibawa (BMW), Jakarta Utara.
Pembongkaran akan dilakukan pada sisi utara taman yang saat ini masih ada bangunan liar yang dibangun warga.
Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, telah memerintahkan Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad untuk mendata warga sebelum eksekusi pembongkaran dilaksanakan.
Pendataan dilakukan untuk merelokasi warga di area terkena dampak penertiban ke rusun. Khususnya bagi mereka yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta.
"Di sebelah utara itu masih ada penghuni. Nah itu saya minta didata. Kalau mereka ber-KTP Jakarta dan tidak ada rumah, itu wajib kita pindahkan ke rusun," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Lebih jauh, Saefullah menerangkan, Pemprov DKI Jakarta telah menyelesaikan beberapa bangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).
Diantaranya Rusunawa Marunda dan Bekasi KM2. Nantinya, warga korban gusuran yang memiliki KTP Jakarta akan direlokasi ke Rusunawa.
"Tapi kalau itu hanya kontrakan, akan kita tertibkan dan tidak akan kita berikan rusun," kata Saefullah.
Saefullah menambahkan, sebagian lahan yang akan dibangun stadion bertaraf internasional itu besok, Kamis (17/8/2017), akan digunakan untuk menggelar upacara bendera HUT Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia.
Baca Juga: Anggota DPR Curiga Video Miryam Editan, Ini Tanggapan KPK
"Dalamnya sudah bersih nih Stadion BMW. Dan besok wali kota Jakarta Utara juga upacara 17-an di stadion BMW. Jadi, BMW sisi utara dari pagar ke rel itu akan kita tertibkan," kata Saefullah.
"Karena kita bertekad 2018 ini nanti Stadion BMW akan kita mulai bangun. Itu salah satu contoh penertiban," Saefullah menambahkan.
Berita Terkait
-
DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu
-
Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan
-
Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan
-
Misteri Mobil Dinas Pelat B Buat Mudik Terungkap, Pemprov DKI: Punya Instansi Lain!
-
Usai Libur Lebaran, Pemprov DKI Jakarta terapkan WFA
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi
-
Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran
-
Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar
-
Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu
-
Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng
-
Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel
-
Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB
-
Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota
-
Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian
-
AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan