Turis asal Italia, Luca [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Turis asal Italia, Luca (57), di antara ribuan warga yang memadati kawasan depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (17/8/2017), untuk menyaksikan peringatan HUT RI.
Luca terlihat antusias menyaksikan upacara pengibaran bendera Merah Putih.
Ia mengaku sengaja datang kemarin untuk ikut merasakan suasana gegap gempita warga Indonesia merayakan hari kemerdekaan.
"Saya senang sekali ke sini. Karena saya ingin menonton upacara yang sangat penting ini," ujar Luca kepada Suara.com.
Luca baru pertamakali ikut menyaksikan pengibaran bendera Merah Putih di Istana. Dia senang akhirnya bisa datang langsung ke depan Istana.
"Ini pertamakali saya ke Indonesia dan pertama kali melihat upacara peringatan hari ulang tahun Indonesia," kata dia.
SBY dan Megawati datang
Untuk pertamakali dalam beberapa tahun terakhir, dua mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono sama-sama menghadiri upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.
Yudhoyono datang ke Istana Merdeka ditemani istri, Ani Yudhoyono, dan tiba di istana sekitar pukul 09.00 WIB. Dia mengenakan pakaian adat dari daerah Palembang, sedangkan Ani Yudhoyono mengenakan kebaya berwarna merah dilengkapi kain bercorak merah putih.
Megawati juga hadir didampingi oleh putrinya, Puan Maharani, yang juga menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Mantan kepala negara lainnya, Presiden ketiga B. J. Habibie, juga menghadiri upacara itu dengan mengenakan pakaian adat khas Bugis Makassar dilengkapi dengan kacamata hitam.
Dua putra Yudhoyono, Agus Yudhoyono beserta istri Annisa Pohan dan Edi Baskoro bersama istri Aliya Radjasa juga menghadiri upacara ini.
Selain ketiga mantan Presiden, mantan wakil presiden Tri Sutrisno juga hadir pada upacara yang dimulai pukul 10.00 WIB itu.
Sejumlah tamu undangan dan pejabat negara mengenakan pakaian adat dari suku-suku di Indonesia untuk mengenalkan kekayaan budaya dan keragaman suku bangsa di Indonesia.
Luca terlihat antusias menyaksikan upacara pengibaran bendera Merah Putih.
Ia mengaku sengaja datang kemarin untuk ikut merasakan suasana gegap gempita warga Indonesia merayakan hari kemerdekaan.
"Saya senang sekali ke sini. Karena saya ingin menonton upacara yang sangat penting ini," ujar Luca kepada Suara.com.
Luca baru pertamakali ikut menyaksikan pengibaran bendera Merah Putih di Istana. Dia senang akhirnya bisa datang langsung ke depan Istana.
"Ini pertamakali saya ke Indonesia dan pertama kali melihat upacara peringatan hari ulang tahun Indonesia," kata dia.
SBY dan Megawati datang
Untuk pertamakali dalam beberapa tahun terakhir, dua mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono sama-sama menghadiri upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.
Yudhoyono datang ke Istana Merdeka ditemani istri, Ani Yudhoyono, dan tiba di istana sekitar pukul 09.00 WIB. Dia mengenakan pakaian adat dari daerah Palembang, sedangkan Ani Yudhoyono mengenakan kebaya berwarna merah dilengkapi kain bercorak merah putih.
Megawati juga hadir didampingi oleh putrinya, Puan Maharani, yang juga menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Mantan kepala negara lainnya, Presiden ketiga B. J. Habibie, juga menghadiri upacara itu dengan mengenakan pakaian adat khas Bugis Makassar dilengkapi dengan kacamata hitam.
Dua putra Yudhoyono, Agus Yudhoyono beserta istri Annisa Pohan dan Edi Baskoro bersama istri Aliya Radjasa juga menghadiri upacara ini.
Selain ketiga mantan Presiden, mantan wakil presiden Tri Sutrisno juga hadir pada upacara yang dimulai pukul 10.00 WIB itu.
Sejumlah tamu undangan dan pejabat negara mengenakan pakaian adat dari suku-suku di Indonesia untuk mengenalkan kekayaan budaya dan keragaman suku bangsa di Indonesia.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Program Sertipikat Tanah Gratis BPN di HUT RI ke-80?
-
Kemendagri Rayakan Puncak HUT ke-80 dengan Jalan Sehat dan Bazar Meriah di TMII
-
6 Napi Viral Dapat Remisi: Ronald Tannur hingga Istri Ferdy Sambo, Setya Novanto Bebas Bersyarat
-
Gigit Jari Hukuman Tak Dipotong Seperti Putri Candrawathi? Ini Alasan Ferdy Sambo Tak Dapat Remisi
-
Telkom Akses Sukses Jaga Keandalan Infrastruktur Jaringan Selama Upacara HUT ke-80 RI di Jakarta
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis