Suara.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Relawan Perjuangan Demokras Masinton Pasaribu meminta jangan mempolitisasi langkah Dewan Pengurus Daerah Repdem Jawa Timur mempolisikan Dhandy Dwi Laksono ke Polda Jawa Timur dengan tuduhan menghina dan menebar kebencian lewat media sosial. Pokok perkaranya konten yang diunggah Dhandy ke Facebook yang menyamakan Ketua Umum Megawati Sukarnoputri dengan Tokoh Myanmar Aung San Suu Kyi.
"Kami meminta agar pihak-pihak lain bisa memahami dan tidak mempolitisasi persoalan ini," kata Masinton dihubungi suara.com, Jakarta, Kamis (7/11/2017).
Masinton menegaskan langkah hukum tersebut merupakan inisiatif Ketua Repdem Jawa Timur Abdi Edison.
"DPN Repdem memahami pelaporan DPD Repdem Jawa Timur yang resah dengan tulisan sarkasmenya saudara Dhandy karena mempersandingkan Ibu Megawati dengan tokoh negara Myanmar Aun San Suu Kyi," kata dia.
Repdem merupakan sayap PDI Perjuangan. Masinton mengatakan setiap sayap organisasi PDI Perjuangan memiliki karekteristik masing-masing. Namun, tetap memiliki kewajiban untuk membela kehormatan dan martabat institusi partai, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo dari tudingan-tudingan tidak berdasar.
"Juga agar saudara Dhandy Laksono juga dapat memahami reaksi kader Repdem dan bisa menyampaikan klarifikasi serta permohonan maafnya kepada Ibu Megawati Soekarnoputri," tuturnya.
Masinton kemudian menyontohkan kasus serupa pernah terjadi ketika Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyandingkan PDI Perjuangan dengan PKI.
Masinton mengatakan Repdem membuka pintu maaf jika Dhandi Laksono dan Arief ketika mengakui kesalahan.
"DPN Repdem selalu membukakan pintu maaf dan dialog terhadap siapapun termasuk dengan Dhandy Laksono. Seperti halnya ketika Repdem menerima permohonan maaf dan klarifikasi langsung dari saudara Arif Poyuono yang pernah dilaporkan karena menyamakan PDI Perjuangan dengan PKI," kata Anggota Komisi III DPR.
Berita Terkait
-
19 Desa Terisolasi, Tanggap Darurat Tapanuli Tengah Diperpanjang 14 Hari
-
Gembira Prabowo Ambil Alih Polemik Pulau Aceh, Masinton PDIP: Gak Ada Hadiah-hadiahan!
-
Khawatir Polemik 4 Pulau Picu Masalah Baru Aceh-Sumut, Bupati Tapteng Masinton Bilang Ini
-
Hubungan Bobby Nasution dan Masinton Semakin Harmonis, Satu Mobil Medan-Banda Aceh
-
Masinton PDIP: Marsinah Lebih Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional daripada Soeharto!
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa
-
Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya
-
Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik
-
3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless
-
6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama
-
Keberuntungan Zodiak 17 Agustus, Cek Peruntungan Hari Ini