Suara.com - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta III akan melelang barang hasil rampasan dari para koruptor di ruangan Cenderawasih, Jakarta Convention Center, Senayan pada Jumat (22/9/2017).
Sebanyak 22 item barang, yang terdiri dari 19 mobil, sejumlah handphone, dan perhiasan dipersiapakan untuk dilelang pada kesempatan kali ini. Sebenarnya tidak hanya barang yang berasal dari KPK yang siap dilelang. Sejumlah barang seperti mobil, sepeda motor dari balai lelang juga ikut meramaikan pameran lelang terbesar di Indonesia saat ini.
Berdasarkan Pantauan Suara.com, saat ini peserta lelang sudah mulai berdatangan ke ruangan Cenderawasih, JCC, Senayan. Mereka langsung menuju meja registrasi yang telah disediakan oleh panitia lelang.
Setelah registrasi mereka lalu bergerak ke tempat barang yang akan dilelang. Mereka tampak mondar-mandir di dekara mobil atau sepeda motor untuk melihat barang yang hendak didapatkannya.
Salah seorang yang bernama Doni mengaku senang dengan acara lelang kali ini. Dia berharap pada lelang kali ini mendapatkan barang yang diharapkannya.
"Masih lihat-lihat dulu, harapannya kali ini mendapatkan barang yang diharapkan mas. Tapi disini, yang dari KPK baru tiga mobil," kata Doni saat ditemui di JCC, Jalan Gatot Subtroto, Senayan, Jakarta.
KPK baru membuka acara lelangnya pada pukul 13.30 WIB nanti. Meski begitu, acar lelang tetap dibuka lebih awal karena teedapat sejumlah barang yang dilelang berasal dari Balai lelang.
Sementara untuk barang yang mau dilelang oleh KPK, dalam ruangan Cendsrawasih baru ada tiga mobil. Ketiganya adalah satu unit mobil Volkswagen Golf 1.4 Tahun 2011, satu unit mobil Volkswagen Beetle 1.2 Automatic Tahun 2012, dan satu unit mobil Honda CRV 2.4 Automatic Tahun 2008.
Tiga mobil tersebut berada di lokasi berbeda dengan mobil lelang lainnya yang berasal dari balai lelang. Kalau mobil lelang lainnya berada di bagian belakang, tiga mobil dari KPK ditaruh di bagian depan, disamping panggung utama dalam ruangan Cenderawasih.
Baca Juga: Mengintip Barang Rampasan KPK yang Akan Dilelang di JCC Siang Ini
Sementara itu, sejumlah mobil lain hasil rampasan KPK dari koruptor belum tidak dibawa ke gedung JCC. Ada kemungkinan, mobil dan barang rampasan lainnya tersebut masih berada di Rumah Penyimpanan Barang Sitaan. Sehingga kepada peserta pemenang lelang, bisa mengambil mobil atau motornya dari Rupbasan.
Karena itu, sebelum acar lelang dimulai, KPK sudah memberikan kesempatan kepada peserta lelang untuk mengecek barangnya secara langsung ke lokasi. Dengan begitu, barang yang mau dibeli, kondisinya bisa diketahui.
Kali ini KPK melelang barang rampasan dari terpidana kasus Simulator SIM, Djoko Susilo, bekas Bupati Bangkalan Fuad Amin, Ahmad Fathanah, dan juga Heru Laksono.
Adapun mobil-mobil milik Djoko Susilo adalah Toyota Rush, Nissan Serena, Jeep Wrangler, Toyota Harrier, dan Toyota Avanza.Terhadap lima mobil tersebut, KPK melelangnya dengan harga yang berbeda-beda. Seperti mobil Jeep Wrangler 4.OL AT yang dilelang dengan harga dasar Rp191,675 juta dan uang jaminan sebesar Rp45 juta.
Sementara mobil Nissan Serena HGW STAR AT Tahun 2009 dilelang dengan harga dasar Rp70,023 juta dan uang jaminan Rp17 juta. Mobil Toyota Rush 1.5 S AT Tahun 2011 dilelang dengan harga dasar Rp80,85 juta dan harga dasar Rp20 juta.
Dua mobil lainnya Toyota Harrier 2.4 AT Tahun 2008 dilelang dengan harga dasar Rp114, 475 juta dan uang jaminan sebesar Rp25 juta, dan Toyota Avanza 1500 S, Tahun 2008 dilelang dengan harga dasar Rp54,296 juta dan uang jaminan Rp15 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026