Suara.com - Dini Oktaviani, perempuan yang dibunuh pengojek online di Tower B Lantai 21 Nomor 19 Apartemen Laguna, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, diklaim bukan seorang sales promotion girls (SPG) perusahaan produk kecantikan.
Bantahan tersebut diutarakan Farah, kakak Dini, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (22/9/2017). Ia menegaskan, adiknya adalah pemilik toko alat kosmetik di Mangga Besar, Jakarta Barat.
“Adik saya owner toko online kosmetik, dan juga punya toko di Mangga Besar bernama Monica Cosmetic," kata Farah.
Farah juga mengklarifikasi umur sebenarnya Dini bukanlah 19 tahun. Ketika dibunuh pengojek online Peri Sugianto (27) pada Kamis (21/9), Dini berusia 27 tahun.
Wanita berkerundung itu mengakui adiknya seringkali menggunakan jasa ojek berbasis aplikasi ponsel untuk mengantarkan barang dagangannya ke konsumen.
"Dia (Dini) itu memang memakai jasa ojek online untuk ngambil barang di Pasar Pagi Mangga Dua atau Pasar Asemka itu dan diantar ke konsumen. Tapi keluarga baru tahu pengojek online bernama Peri ini,” terangnya.
Selain itu, Farah mengungkapkan Dini biasanya kerap berkomunikasi dengan keluarga melalui sambungan telepon.
Namun, tiga hari sebelum ditemukan tewas yakni Senin (18/9/2017), Dini tak menelepon keluarga. Telepon selulernya juga tak aktif sejak Senin pekan ini.
Peri, tersangka kasus pembunuh Dini ditangkap polisi saat berada di Pasar Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis.
Baca Juga: Agus Rahardjo Dituduh Korupsi, KPK: Tudingan itu Sudah Biasa
Motif tersangka membunuh karena ingin mengusai barang berharga milik korban. Kepada polisi, Peri mengakui sedang terjerat banyak utang.
Dalam kasus ini, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
Berita Terkait
-
Jenis Harta Murtiyaningsih yang Dibawa Kabur Teman Kencan Sadis
-
Pembunuhan di Kamar 309, Masih Ada Daging Pelaku di Tangan Korban
-
Ini Dia Pembunuh Teman Kencan di Kamar 309, Jalan Pincang-pincang
-
Tahlilan di Depan Pintu Nomor 309, Tempat Pembunuhan Murti
-
Ibunda SPG yang Dibunuh: Saya Sakit Hati, Tak Menyangka!
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia