Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan tak ada lembaga yang berwenang untuk mendatangkan senjata dari negara lain tanpa melalui Kementerian Pertahanan.
"Jadi dengarkan, semua senjata harus lewat Menteri Pertahanan. tidak ada TNI, Polri atau Bakamla. saya yang menentukan," kata Ryamizard di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2017).
Mengenai 280 senjata yang diimpor dari Bulgaria oleh PT Mustika Duta Mas untuk didistribusikan kepada Brimob Polri, kata Ryamizard sudah mendapatkan izin darinya. Namun harus dihitung lebih dahulu sehingga masih ditahan di Gudang Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jawa Barat.
Ryamizard berharap persoalan ini tidak dibesar-besarkan sehingga menimbulkan perpecahan antara TNI dan Polri.
"Sudahlah jangan. Jangan sampai TNI dengan Polisi berseberangan. Itu tidak bagus. Tugas kita itu supaya mereka tidak terpecah-pecah. Itu tugas saya Menteri Pertahanan," kata Ryamizard.
Lebih lanjut, Ryamizard mengatakan senjata jenis Arsenal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) tersebut bukan standar militer.
"Itu saya lihat belum (standar militer). Itu kan ada untuk tembak granat air mata dan SAGL macam itu. Makanya saya bilang tadi itu, kita harus jernih dulu melihatnya. Kalau kita sudah tidak jernih, berikutnya tidak jernih terus," kata Ryamizard.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat
-
Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan
-
Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah
-
Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN
-
Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK
-
'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus
-
Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok
-
Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji
-
KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?