Suara.com - Pemilik T1 Sauna yang diduga tempat prostitusi sesama jenis di Ruko Plaza Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buronan.
Pasalnya, HI diduga sudah berada di luar negeri saat T1 Sauna digerebek aparat Polres Jakarta Pusat, Jumat (6/10) pekan lalu.
HI sendiri merupakan satu dari enam orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus prostitusi laki-laki sesama jenis.
"Iya yang bersangkutan di luar negeri," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (11/10/2017).
Menurut Argo, HI telah berada di luar negeri ketika polisi menggerebek bisnis prostitusi gay miliknya. Sejauh ini, polisi belum mengetahui lokasi dan keperluan HI di luar negeri.
"Tersangka orang Jakarta. Kami gerebek, dia pas di luar negeri," tukasnya.
Argo menuturkan, polisi sedang berupaya membawa HI agar pulang ke Indonesia untuk diperiksa dalam kasus tersebut.
Namun, Argo tak menjelaskan secara rinci negara mana yang diduga menjadi tempat pelarian tersangka.
"Ya nanti sedang kami hubungi untuk segera kembali lalu kami periksa," janjinya.
Baca Juga: Diduga Saling Tembak, 3 Brimob Tewas di Sumur Minyak Blora
Dalam penggerebekan di T1 Sauna pada Jumat (6/10) malam, polisi mengamankan 47 pengunjung yang berjenis kelamin laki-laki. Kini puluhan pengunjung tersebut telah dilepaskan karena hanya berstatus sebagai saksi.
Terkait kasus ini, polisi telah menetapkan enam tersangka yakni GG, GCMP, NA, TS, KH dan HI yang kini masih buron.
Keenam tersangka dijerat Pasal 30 Juncto Pasal 4 ayat 2 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 296 KUHP dengan ancaman pidana enam tahun penjara.
Berita Terkait
-
Istri Beberkan Aktivitas Jonru Sebelum Ditangkap
-
Dicecar Soal Akun FB Suami, Istri Jonru Ginting Mengaku Gaptek
-
Begini Kuli Bangunan Bunuh Nenek Maria, dari Mencekik hingga...
-
Bentrokan Maut di Koja Telan Satu Korban, Polisi Bekuk 8 Orang
-
Tuduhan Prostitusi, Polisi Pulangkan Puluhan Pengunjung T1 Sauna
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya
-
DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan
-
Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka
-
Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg
-
Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan
-
Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal
-
'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis
-
Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah
-
Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan
-
Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit