Suara.com - Militer Myanmar mengganti jenderal penanggungjawab negara bagian Rakhine, Mayor Jenderal Maung Maung Soe. Itu dilakukan setelah tuduhan tindakan kekerasan tentara kepada lebih dari 600 ribu Muslim Rohingya.
Etnis Rohingya lari ke Bangladesh di tengah laporan pemerkosaan massal, penyiksaan dan kejahatan kemanusiaan lain.
Namun belum diketahui alasan jelas penggantian Mayor Jenderal Maung Maung Soe. Sebelumnya dia menjabat sebagai kepala Komando Barat di Rakhine, tempat militer Myanmar, yang dikenal sebagai Tatmadaw.
"Saya tidak tahu alasan mengapa ia dipindahkan," kata Mayor Jenderal Aye Lwin, wakil direktur perang psikologis dan departemen hubungan masyarakat di Kementerian Pertahanan Myanmar.
Pemimpin negara Asia, yang bertemu di Manila menghindari pembicaraan tentang arus besar Rohingya. Ini mengecewakan kelompok hak asasi manusia, yang menginginkan keberpihakan kuat.
Perpindahan Maung Soe Tint Naing diperintahkan pada Jumat lalu, dan Jenderal Brigadir Jenderal Soe Tint Naing ditunjuk sebagai kepala baru Komando Barat. Komando Barat, yang terdiri dari tiga divisi, diawasi oleh Biro Operasi Khusus, yang melapor ke kantor Panglima Angkatan Darat, Jenderal Senior Min Aung Hlaing. (Reuters)
Berita Terkait
-
Indonesia Dorong ASEAN Diberi Mandat Penuh Pemulihkan Rakhine
-
Terbangkan Drone di Atas Parlemen Myanmar, Dua Jurnalis Dibui
-
Tak Ada Solusi, Tragedi Rohingya Bencana Terbesar Buatan Manusia
-
Paus Fransiskus Diminta Tak Gunakan Istilah 'Rohingya'
-
Diserang Gizi Buruk, Etnis Rohingya Kelaparan dan Ketakutan
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Iran Lantunkan Surah Al Imran Ayat 13 saat Delegasi Arab Saudi Melayat Ali Khamenei
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat, 700 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?
-
Lebih dari 16 Ribu Lulusan SD di Tangsel Tak Kebagian SMP Negeri saat SPMB 2026
-
120 Rumah di Tamansari Tak Punya Septic Tank
-
Kelangkaan Kursi Sekolah Jadi Akar Dugaan Jual Beli Bangku di SPMB 2026
-
Raja Juli Laporkan Dugaan Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Mulai Verifikasi
-
Dino Patti Djalal Kritik RI Tak Hadir di Iran: Indonesia Takut sama Amerika?
-
SPMB 2026: Dari Dugaan Gratifikasi hingga Siswa Titipan
-
Setengah Abad Menanti Sertifikat: Perjuangan Warga Dua RW di Jaksel Mencari Kepastian Hak Tanah