"Selanjutnya untuk dana primbangan sebesar Rp21,40 triliun berasal dari dana bagi hasil sebesar Rp18,26 triliun, serta dana alokasi khusus sebesar Rp3,13 triliun," kata Anies.
Belanja Daerah 2017 Direncanakan Rp71,16 triliun
Belanja daerah tahun anggaran 2018 direncanakan sebesar Rp71,16 triliun, atau meningkat 11,87 persen dibandingkan dengan Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp63,61 triliun dari belanja tidak langsung dan belanja langsung.
"Pada Tahun Anggaran 2018, belanja tidak langsung dialokasikan sebesar Rp30,65 triliun," kata Anies.
Belanja tidak langsung diantaranya meliputi belanja pegawai sebesar Rp20,12 triliun, belanja bunga sebesar Rp50,52 miliar, belanja subsidi sebesar Rp4,21 triliun, belanja hibah sebesar Rp1,75 triliun, belanja bantuan sosial sebesar Rp4,07 triliun, belanja bantuan keuangan sebesar Rp271,78 miliar serta belanja tidak terduga sebesar Rp153,02 miliar.
"Sedangkan untuk belanja langsung dialokasikan sebesar Rp40,51 triliun yang dialokasikan antara lain untuk belanja yang dititik beratkan pada arah pemenuhan belanja prioritas dalam pencapaian visi dan misi gubernur," kata dia.
Fokus Kerja 5 Tahun
Setelah dilantik Presiden Joko Widodo menjadi gubernur dan wakil gubernur Jakarta periode 2017-2022 pada Senin 16 Oktober, Anies dan Sandiaga fokus membuka lapangan kerja dan kewirausahaan baru melalui program OK-OCE, meningkatan akses pendidikan, antara lain melalui pelayanan KJP Plus.
Meningkatan derajat kesehatan antara lain melalui pemenuhan universal coverage, melaksanakan penataan kawasan secara terpadu, menyediakan hunian yang layak dan terjangkau melalui program DP 0 Rupiah, menyediakan layanan transportasi terpadu melalui program OK-TRIP memuliaan perempuan dan perlindungan anak, dan mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, modern dan melayani.
Baca Juga: Pengacara Bantah Novanto Berlindung Di Balik Izin Presiden
Pembiayaan Daerah
Penerimaan pembiayaan pada tahun 2018 direncanakan sebesar Rp10,48 triliun yang berasal dari SiLPA tahun 2017 yang diproyeksikan mencapai Rp6,80 triliun, serta pinjaman untuk Proyek MRT sebesar Rp3,68 triliun.
Sedangkan untuk pembiayaan direncanakan sebesar Rp5,94 triliun yang dialokasikan untuk penyediaan transportasi massal dalam rangka penanggulangan kemacetan dan penugasan beberapa proyek infrastruktur, khususnya proyek yang mendukung suksesnya pelaksanaan Asian Games 2018 serta pembayaran utang pokok yang jatuh tempo.
"Saya berharap eksekutif dan legislatif dapat menyelesaikan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2018 sesuai jadwal yang telah disepakati bersama," kata Anies.
Ia berharap penjelasan yang sudah disampaikan ke wakil rakyat Jakarta dapat membantu memperlancar pembahasan pada rapat-rapat fraksi dan komisi.
"Sehingga dewan dapat mempertimbangkan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2018 ini, untuk disetujui menjadi Peraturan Daerah," kata dia.
Sebelum menyerahkan naskah RAPBD tahun 2018 ke pimpinan DPRD, Anies lagi-lagi menyampaikan pantun penutup.
"Boleh ya, dari dukuh naik trans ke kota, puas berwisata pulangnya ke Pinangsia. Bersama seluruh warga ibu kota kita jadikan Jakarta maju dan bahagia," kata Anies disambut anggota dewan dan tamu undangan yang hadir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM