Suara.com - Anggaran kunjungan kerja komisi-komisi DPRD Jakarta sebesar Rp107.797.974 740 menjadi sorotan. Anggaran tersebut dimasukkan Sekretariat DPRD Jakarta ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jakarta tahun 2018.
Dalam situs apbd.jakarta.go.id anggaran itu naik sekitar Rp79 miliar dari APBD Perubahan tahun 2017 sebesar Rp28.756.220.550.
Anggota DPRD Jakarta dari fraksi Gerindra Prabowo Soenirman mengatakan meroketnya dana kunjungan kerja karena bertambahnya jumlah kunjungan dalam satu bulan. Bila sebelumnya Dewan kunker dua kali dalam satu bulan, kini DPRD DKI akan melakukan kunker 3-4 kali dalam sebulan.
"Kalau sekarang (kunker) bisa 3-4 kali dalam sebulan," ujar Prabowo saat dihubungi, Kamis (23/11/2017).
Kemudian Prabowo menjelaskan kenaikan jumlah kunker dewan menjadi 7752 orang setelah dikalikan selama kunjungan dalam satu tahun.
"Itu pengkalian, kalau satu minggu mereka berangkat misal 100 orang kan, kalau satu bulan berangkat 3 kali, berarti kan 300 orang. Nah 300 kali 12 bulan, gitu," kata anggota komisi B tersebut.
Anggaran kunker komisi DPRD antara lain digunakan untuk uang harian perjalanan dinas anggota dewan dan PNS eselon II sebesar Rp31 miliar. Dana tersebut untuk 7752 orang, uang harian perjalanan dinas untuk pejabat eselon IV sebesr Rp2,35 miliar untuk 1178 orang. Ia mengatakan dewan wajib melakukan kunker minimal tiga kali dalam satu bulan. Sebab, ia menilai perlu dilakukan koordinasi dan studi banding dengan daerah lain.
"Ya sebetulnya perlu nggak perlu, karena kita koordinasi dengan wilayah yang lain," katanya.
Kenaikan anggaran tersebut, kata Prabowo, sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.
Baca Juga: Ini Wujud Kolam DPRD Jakarta yang Dianggarkan Rp620 Juta
"Itu berdasarkan PP 18 juga," kata dia.
Selain kunjungan komisi-komisi di dalam kota, sekretariat DPRD Jakarta di dalam RAPBD Jakarta 2018 juga menganggarkan Rp968.786.000 untuk kunjungan kerja sister city dan kunjungan balasan DPRD Jakarta ke luar negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis