Ruang sidang Setya Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menerapkan sejumlah peraturan peliputan selama persidangan tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Setya Novanto yang dimulai Rabu (12/12/2017).
Tata tertib pertama, penempatan kamera televisi, mobil satelite news gathering, dan area untuk live berada di luar ruang sidang.
Koordinator Pengamanan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Wahidin mengatakan pemisahan tempat untuk mengantisipasi terjadinya rebutan area sesama wartawan televisi. Wahidin tidak ingin kasus rebutan tempat liputan dalam sidang kasus kopi Sianida -- Jessica Kumala Wongso -- terulang.
"Jadi nanti kita akan membagi blocking-blocking untuk para rekan media untuk keperluan live di luar ruang sidang. Kita toleransi live di luar ruang sidang. Untuk antisipasi rebutan area seperti zaman Jessica kita akan bagi blocking. Jadi saya harap semuanya aman, semuanya kebagian tidak ada yang merasa oh saya dekat ruang sidang utama, oh saya di sini harus agak lebar karena saya dari media ini," ujar Wahidin dalam jumpa pers di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Bungur, Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Tata tertib pertama, penempatan kamera televisi, mobil satelite news gathering, dan area untuk live berada di luar ruang sidang.
Koordinator Pengamanan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Wahidin mengatakan pemisahan tempat untuk mengantisipasi terjadinya rebutan area sesama wartawan televisi. Wahidin tidak ingin kasus rebutan tempat liputan dalam sidang kasus kopi Sianida -- Jessica Kumala Wongso -- terulang.
"Jadi nanti kita akan membagi blocking-blocking untuk para rekan media untuk keperluan live di luar ruang sidang. Kita toleransi live di luar ruang sidang. Untuk antisipasi rebutan area seperti zaman Jessica kita akan bagi blocking. Jadi saya harap semuanya aman, semuanya kebagian tidak ada yang merasa oh saya dekat ruang sidang utama, oh saya di sini harus agak lebar karena saya dari media ini," ujar Wahidin dalam jumpa pers di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Bungur, Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Tata tertib kedua, awak media diwajibkan menggunakan kartu identitas khusus yang dikeluarkan pengadilan selama meliput persidangan. Kartu identitas untuk membedakan antara pengunjung umum dan wartawan.
"ID card saya harap dari teman-teman pers dipakai, jadi kelihatannya formal, sudah disediakan visitor khusus pers. Jadi siapa pers yang akan meliput ke ruang sidang itu sudah kita sediakan visitor. Tapi yang jelas baik media cetak, online, televisi. Saya harap ID card dipasang, kita tahu ini dari media ini," kata Wahidin.
Tata tertib ketiga, pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam ruang sidang.
"Ruang sidang di situ adalah ruang yang sangat sakral, jadi tolong untuk etika dari kita semua yang menghadiri persidangan untuk makan minum di ruang persidangan. Silakan makan minum di blok masing-masing, kami sediakan di luar ruang sidang di blok masing-masing. Saya harap masing-masing media membawa poly bag," kata Wahidin.
Tata tertib keempat, dlarang menempelkan lakban di dalam ruang sidang.
Tata tertib kelima, dilarang menggunakan stop kontak, baik di dalam ruang sidang maupun di luar ruang sidang.
"Dilarang mengambil listrik dari stop kontak kami. Saya harap masing-masing pers ada stop kontak sendiri entah dari mobil SNG, tapi asal nggak nyolok di stop kontak PN Jakarta Pusat," kata dia.
Siang ini, persiapan ruangan sedang dilakukan. Beberapa petugas pengadilan tengah memasang kabel dan sound system di dalam maupun di luar ruangan. Persidangan akan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.
Sejumlah colokan di dinding pengadilan ditutup pakai lakban agar jangan dipakai pengunjung.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno