Suara.com - Ketika membacakan ikrar sumpah jabatan sebagai ketua DPR di dalam rapat paripurna DPR, hari ini, Bambang Soesatyo melakukan kesalahan pengucapan. Sampai tiga kali.
Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali yang memandu pengucapan ikrar sumpah terpaksa berkali meminta Bambang mengulangi.
Kesalahan terjadi ketika dia diminta mengucapkan kalimat "serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara."
"Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara," kata Hatta Ali.
"Dengan mengamankan kepentingan bangsa dan negara," ujar Bambang mengikuti kalimat yang diucapkan Hatta Ali.
Bambang salah karena mengganti kata "serta" menjadi "dengan" dan mengganti kata "mengutamakan" dengan kata "mengamankan".
"Ulangi. Serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara," ujar Hatta Ali.
"Dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara," kata Bambang yang lagi-lagi mengganti kata "serta" dengan kata "dengan."
Hatta kemudian membacakan ulang dan meminta Bambang menirukan kalimat tersebut.
"Serta mengedepankan kepentingan bangsa dan negara," kata Bambang.
Kali ini, mantan ketua Komisi III DPR mengganti kata "mengutamakan" dengan kata "mengedepankan."
Hatta Ali lagi-lagi membaca kalimat yang seharusnya diucapkan. Kali ini, Bambang tidak lagi salah ucap.
Setiap Bambang lakukan kesalahan pengucapan, para anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna selalu melepas tawa secara serentak.
Berita Terkait
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
-
Membedah Potensi Gangguan Asing terhadap Kondusivitas Negara
-
Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
-
Jarang Hadir Rapat, Bambang Soesatyo Dilaporkan ke MKD DPR RI
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan