Suara.com - Seorang ibu di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berinisial NN (32) tega menganiaya buah hatinya sendiri, MR, yang masih berusia 7 tahun.
NN secara sengaja memanaskan setrika dan menempelkannya ke paha MR, hingga kulitnya melepuh.
Meski kakinya terluka karena disetrika, MR masih kuat ke sekolah pada Senin (19/2) awal pekan ini. Namun, ketika di sekolah, MR tak mau mengikuti kegiatan upacara bendera.
Dari hal itulah, dewan guru sekolahnya mengetahui perihal penganiayaan NN kepada MR dan ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.
Dewan guru sempat merekam pernyataan MR mengenai kekerasan yang dilakukan sang ibu, dan viral di media sosial, sehingga aparat kepolisian segera turun tangan.
"Kenapa tidak ikut Upacara nak?” tutur seorang guru dalam video tersebut.
MR dalam video itu lantas menjawab, “Saya sakit bu.”
Sang guru lantas mencecar si anak mengenai sakit yang dideritanya. Ketika itulah, MR mengangkat celana sekolahnya untuk menunjukkan luka bekas disetrika NN.
“Astaghfirullah, ya Allah. Masih kuat sekolah kamu nak,” tutur si guru, kaget.
Baca Juga: Polisi akan Tanya Pertanyaan yang Belum Dijawab Novel
Karena menanggap itu adalah kekerasan, dewan guru lantas melaporkan ke aparat kepolisian setempat.
Ditangkap
Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Budi Satria Wiguna kepada Antara, Kamis (22/2/2018), mengatakan NN telah ditangkap aparat pada Senin hari itu juga.
"Tersangka merupakan ibu kandung korban yang langsung diamankan ke Mapolres Garut untuk diperiksa di Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak)," kata Wiguna.
Ia menuturkan, tersangka NN (32) diamankan di rumahnya, setelah mendapatkan laporan tentang kasus penganiayaan terhadap anaknya MR (7).
Ia menjelaskan, kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) antara ibu dan anak itu masih dalam proses pengembangan penyelidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya