Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, partainya melakukan langkah terobosan mengumumkan calon presiden yang diusung pada pemilihan mendatang menggunakan media sosial dengan salah satu tujuannya menggaet pemilih milenial.
"Ketika PDI Perjuangan mengumumkan calon Presiden Jokowi pada tanggal 14 Maret 2014, terobosan sudah dilakukan dengan menggunakan media sosial," kata dia di Denpasar, Bali, Sabtu (24/2/2018).
Hal itu dikatakan Hasto, terkait dengan pernyataan Megawati yang mendukung Jokowi sebagai Capres tersebar melalui video yang dipublikasikan di akun Twitter resmi PDI Perjuangan. Pernyataan Megawati itu dikatakannya di sela-sela pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan di Denpasar, Bali, Jumat (23/2).
Hasto mengatakan, generasi milenial menjadi inspirasi dan PDI Perjuangan menyadari bahwa telepon genggam dan medsos sudah menjadi bagian dari alat perjuangan guna menyampaikan wajah politik yang membangun peradaban.
"Melihat pentingnya medsos tersebut, maka penetapan Presiden Jokowi sebagai calon presiden periode 2019-2024 pun dilakukan dengan cara-cara yang tidak jauh berbeda. Di sinilah cara dan kultur generasi milenial menjadi inspirasi," ujarnya.
Hasto mengatakan, konsistensi perhatian PDI Perjuangan terhadap para pemuda juga terlihat dari banyaknya kepala daerah dan wakil kepala daerah dari kalangan pemuda dari partai tersebut.
Dia mengatakan, tercatat ada 38 kepala daerah dan wakil kepala daerah di bawah usia 40 tahun saat menjabat.
"Ini menunjukkan proses kaderisasi kepemimpinan di PDI Perjuangan yang semakin baik," ujarnya.
Selain itu, Hasto menceritakan bahwa dalam penetapan calon presiden yang dilakukan secara spontan dan di luar perkiraan banyak orang.
Baca Juga: Gerindra Tak Keget PDIP Dukung Jokowi di Pilpres 2019
"Saya yakin Allah SWT dan doa rakyat Indonesia pasti temani perjuangan kita. Saya percaya ada Bung Karno bersama kita, dengan ini saya nyatakan calon presiden dari PDI Perjuangan adalah Joko Widodo", tukas Megawati Ketua Umum PDI Perjuangan. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran
-
DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut
-
Jalankan Instruksi Prabowo, Kemnaker Siap Perluas Program Magang ke Luar Negeri
-
Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan
-
Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?
-
Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang
-
Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten