Suara.com - Belasan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kecamatan Jambangan Surabaya ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Senin (19/3/2018) siang. Mereka dihukum ringan.
Mereka ditangkap saat duduk di warung kopi (Warkop) Joyo di Jalan Kebonsari Kelurahan Ketintang, Kecamatan Jambangan. Ada 19 siswa laki-laki yang dibawa ke Kantor Kecamatan Jambangan.
Panitia Pengawas (Panwas) Satpol PP Kecamatan Jambangan, Agus Salim mengatakan para siswa dihukum bernyanyi 'Indonesia Raya' sembari memberi hormat ke Bendera Merah Putih. Mereka juga disuruh membaca Pancasila.
Mereka yang tak hafal 'Indonesia Raya' dan 'Pancasila' dihukum push up.
"Tadi juga telah diberikan sanksi push up bagi yang tidak bisa menghafalkan Pancasila. Selanjutnya
Satpol PP Kecamatan Jambangan Surabaya memang secara berkala melakukan pemantauan tersebut.
Sementara itu, Camat Jambangan Anna Fajriatin berharap tidak ada lagi anak-anak sekolah yang nongkrong meskipun pulang sekolah atau pulang ujian namun masih menggunakan seragam sekolah.
Dia akan mengirimkan surat edaran ke pemilik Warkop di lingkungannya untuk tidak melayani anak sekolah yang bolos.
"Untuk pihak Warkop kami telah berikan surat edaran agar tak menerima pengunjung dengan seragam sekolah, terkhusus untuk anak-anak yang bolos," papar Anna. (Achmad Ali)
Baca Juga: KPK Ancam Tuntut Sangat Berat Jika Fredrich Bolos Sidang
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim