Suara.com - Rosita (26) ditemukan tewas mengapung di sungai kawasan Hutan Gunung Kencana, Sabtu (31/3/2018). Dia dalah warga Kampung Ciparanje, Desa Cimanyangray, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak
Jasad Rosita pertama kali dilihat oleh Deni salah seorang warga. Terdapat luka robek pada bagian organ intim Rosita yang diduga karena proses melahirkan.
Kapolsek Gunung Kencana, AKP Aan Suhanda mengatakan dari hasil olah TKP, polisi menduga Rosita tercebur ke sungai akibat kelelahan setelah melahirkan.
"Dari hasil olah TKP, setelah melahirkan (dia) lari ke sungai untuk mencuci. Mungkin karena lemas lalu terjatuh ke sungai,” ujar Aan, Senin (2/4/2018).
Sehari sebelumnya, seorang perempuan muda diduga membuang bayi perempuannya di Hutan Gunung Kencana. Lolasinya tidak jauh dari lokasi tempat mayat Rosita ditemukan.
Namun, polisi belum memastikan kemungkinan Rosita merupakan perempuan yang meninggalkan bayi perempuan tersebut, Kamis (29/3). Polisi masih menunggu hasil autopsi.
Artikel ini sebelumnya sudah dimuat dalam laman BantenHits.com yang merupakan media jaringan suara.com di daerah.
Berita Terkait
-
Mabuk Berat Pulang dari Klub Malam, Margaret Tewas di Selokan
-
Mayat Perempuan dengan Vagina Sobek Mengapung di Sungai Ciparanje
-
Politisi PPP Ditemukan Tewas Telanjang di Ladang Tebu
-
Kisah Hari Darmawan, Bangun Taman Wisata Murah untuk Kelas Bawah
-
Headway Serukan Pelarangan Olahraga Tinju Usai Tewasnya Westgarth
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Prabowo Dorong Energi dari Limbah Jagung dan Sawit, Pakar Ingatkan Keseimbangan Pangan
-
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional
-
Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI
-
Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital
-
Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun
-
Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya
-
Misteri Matematika 80 Tahun Terpecahkan! OpenAI Selesaikan Soal Geometri Paling Sulit di Dunia
-
Dari Dapur hingga Ladang: Bagaimana Krisis Iklim Memengaruhi Kehidupan Perempuan?
-
Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga