Suara.com - Rhoma Irama menegaskan Partai Idaman tidak akan bubar karena ditolak Komisi Pemilihan Umum untuk jadi peserta pemilu. Dia mengklaim partai yang dia ketuai akan tetap solid.
Setelah gugatannya ditolak Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), ke depan Rhoma akan merancangkan koalisi dengan partai-partai yang sejalan dengan Partai Idaman.
"Kami tengah mengadakan aliansi taktis bersama partai politik untuk mendukung Pilkada. Di Pilpres, kami akan membentuk koalisi permanen dengan partai-partai yang sehaluan dengan kami," ujar Rhoma di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Cawang, Jakarta Timur, Selasa (10/4/2018).
Ia menyebut PAN, PKS, dan Gerindra di antara partai yang akan menjadi koalisinya.
Sementara itu, Sekertaris Jenderal Partai Idaman Ramdan Syah pun mengatakan koalisi itu juga berlaku di daerah-daerah yang tengah menyelenggarakan Pilkada serentak 2018.
"Aliansi taksis sudah jalan Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan. Jabar dengan PAN, PKS dan Gerindra," ujar Ramdan.
Berita Terkait
-
Ungkapan Kecewa Rhoma karena IDAMAN Tetap Tak Lolos Pemilu 2019
-
PTUN Tolak Gugatan Partai Rhoma, IDAMAN Tetap Tak Ikut Pemilu
-
Prabowo Subianto, Bakal Jadi Capres atau 'King Maker'?
-
Puluhan Kader Partai IDAMAN Temani Rhoma Irama di Putusan PTUN
-
Rhoma Irama Lapor ke Tuhan Jika Gugatan Idaman di PTUN Ditolak
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
-
Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak
-
Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual
-
MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi
-
Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI
-
Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound
-
Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget
-
Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu
-
Pimpinan MPR Panggil-Tegur Juri LCC Kalbar, Sanksi Sesuai Aturan BKN Menanti?
-
Kisruh LCC Kalbar Berlanjut ke Meja Hijau, Pimpinan MPR Bilang Begini