Suara.com - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Mabes Polri mengerahkan pasukan untuk mencari buaya yang berkeliaran di kawasan Markas TNI Angkatan Laut (AL) Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Keberadaan buaya jenis muara yang kerap hidup di air payau itu, diketahui lewat sebuah video yang sedang viral di media sosial sejak hari Jumat (15/6/ 2018). Menurut keterangan warga, buaya itu muncul sejak Kamis, sehari sebelumnya, dan terlihat kembali pada hari Jumat kemarin.
Polair hendak melakukan penyisiran di Teluk Jakarta, yang dimulai dari titik kemunculan awal buaya hingga ke kawasan Ancol guna meyakinkan kepada masyarakat, terutama para pengunjung taman wisata Pantai Ancol, bahwa pihak keamanan senantiasa bersiaga.
Polair mengerahkan dua speed boat dan satu Kapal khusus Patroli, Class C3, KP Pelatuk 3013.
"Kita akan melakukan penelusuran dari Pondok Dayung, di titik muncul buaya pertama, kemudian kita akan ke sekitar Ancol," kata Kepala seksi pertolongan dan penyelamatan Ditpolair Mabes Polri, Kompol Faried di Markasnya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (17/6/2018).
Faried mengatakan, pihaknya akan terus melakukan patroli di sekitar teluk Jakarta. Paling tidak, hingga 2 kali dalam sehari.
"Intinya, kita Polair selalu siap mengamankan sekitar teluk Jakarta agar masyarakat tidak resah dengan kemunculan buaya itu," kata Faried.
Berita Terkait
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri
-
Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM