Suara.com - PT Jasa Raharja Perwakilan Cabang Tangerang, memastikan tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi Avanza bernomor polisi B 1025 CKR. Sebelumnya, mobil tersebut dihantam kereta rel listrik (KRL) K-2190 di Tangerang pada hari ketiga Idul Fitri.
"Kita tidak melihat adanya pelanggaran, kecuali palang pintu keretanya resmi, terus di terobos. Itu baru pelanggaran dan diluar jaminan," kata Kepala Perwakilan Jasa Raharja Tangerang, Sulaiman di sela-sela kunjungan melihat korban selamat di RSUD Tangerang, Minggu (17/6/2018).
Dengan demikian, ke enam korban kecelakaan tersebut lanjut Sulaiman, berhak menerima santunan.
"(keluarga) Tiga penumpang meninggal dunia menerima santunan Rp 50 juta per orang," ujarnya.
Sementara untuk tiga penumpang yang selamat, Jasa Raharja memberikan bantuan pengobatan sebesar Rp 20 juta per orang.
"Kita berikan bantuan pengobatan, bila korban sembuh sebelum limitnya tercapai, sisa saldonya bisa digunakan untuk berobat jalan," katanya.
Kecelakaan Avanza dengan KRL ini terjadi di dekat stasiun Batu Ceper, Tangerang pada Minggu (17/6/2018). Informasi yang dihimpun Suara.com, mobil sarat penumpang yang merupakan satu keluarga itu dalam perjalanan pulang dari halalbihalal.
(Anggy Muda)
Baca Juga: Brasil dan Swiss Imbang, Serbia Pimpin Grup E Piala Dunia 2018
Berita Terkait
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Tangsel?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara