Suara.com - Kepolisian Resor Pelabuhan Makassar berhasil menciduk tiga pelaku penipuan dengan modus hipnotis yang kerap beraksi di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Selasa (10/7/2018) malam.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Ajun Komisaris Benny Pornika menyebutkan, tiga terduga pelaku hipnotis berhasil diringkus tim Opsnal saat akan kembali beraksi di depan gerbang Pintu 2 Pelabuham Soekarno Hatta, Jalan Nusantara, sekitar pukul 19.15 WITA.
Ketiganya diduga kawanan penipu yang kerap mengincar perantau asal luar Sulawesi Selatan di area pelabuhan. Mereka yakni Asri Lebong (34) seorang sopir, Sultan (49) pedagang keliling, dan Amir Lala (46) seorang buruh bangunan.
"Ketiga terduga pelaku penipuan berhasil kami ringkus tadi jam 7 lewat 15 menit di depan gerbang pelabuhan. Diduga mereka kawanan yang beraksi 12 Juni lalu dan menghipnotis korban yang merupakan warga Bima," jelas Benny saat dikonfirmasi.
Benny menerangkan, ketiga pelaku berhasil memperdaya korban, Hardiansyah (21), warga Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
Pada area Pelabuhan Soekarno Hatta, korban yang hendak mudik lebaran ke kampung halaman, mendadak ditegur salah satu pelaku yang mengaku warga negara Malaysia.
Pelaku lalu menawarkan jam tangan yang disebutkan berbahan emas buatan Singapura kepada korban. Lalu, dua pelaku lain datang dan berpura-pura menjadi pembeli untuk memancing perantau asal Bima itu.
"Setelah mengambil uang Rp 5 juta milik korban, pelaku lalu menyuruh korban kembali ke pelabuhan, di sana korban baru sadar telah diperdaya," jelas Benny. [Lirzam wahid]
Baca Juga: Di Hadapan 15 Ribu Ulama Muda, Jokowi: Jangan Sebar Hoaks
Berita Terkait
-
Polda Jateng Tangkap Calo Rekrutmen Polisi Mengaku dari Mabes
-
Motor Dibakar, Bandit Bertato Menangis Dihajar Warga
-
Jenazah Napi Teroris Tewas di Nusakambangan Dibawa ke Makassar
-
Resmi! Kotak Kosong Menang, Pilkada Makassar Diulang Pada 2020
-
Tiga Hari Main Warnet Tak Bisa Bayar, Perempuan Ini Tipu Kenalan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
AMORA Special Offer dari BRI, Nasabah Bisa Raih Reward Tunai hingga 12 Persen
-
Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat
-
Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo
-
Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya