Suara.com - Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menjadi tim sukses Jokowi - Maruf Amin. Tapi untuk kali ini, Deddy Mizwar akan lebih sering bersama Maruf Amin dalam setiap kampanye.
Deddy Mizwar tengah mempelajari pemikiran - pemikiran Maruf Amin. Deddy Mizwar perlu dukungan dengan berbagai pihak.
"Saya kira ini perlu didukung. Saya 'kan banyak mendampingi Pak Maruf Amin. Saya juga sedang mempelajari dan minta arahan pemikiran-pemikiran Pak Ma'ruf yang dapat saya sampaikan ke publik," kata Deddy Mizwar di Posko Pemenangan Cemara, Menteng, Jakarta, Sabtu.
Pada kesempatan tersebut, Deddy Mizwar didampingi oleh Calon Wakil Presiden Maruf Amin dan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Moeldoko.
Menurut Deddy Mizwar, pada pertemuan dengan TKN Jokowi - Maruf Amin di Posko Pemenangan Cemara, Menteng, Jakarta, Sabtu, dirinya banyak berdiskusi dengan Maruf Amin dalam sebagai juru bicara.
"Saya baru belajar bicara tetapi diminta menjadi juru bicara," katanya.
Artis film ini mengatakan bahwa sebagai juru bicara dirinya ingin menyampaikan hal-hal yang baik kepada masyarakat serta hasil kerja yang nyata.
"Tugas sebagai juru bicara ini baru tahap penjajakan. Saya masih menunggu keputusan nanti pada tanggal 21 September. Setelah adanya keputusan tersebut, saya akan mengambil sikap," katanya.
Deddy Mizwar yang merupakan kader Partai Demokrat juga menyatakan bahwa dirinya masih melakukan komunikasi. Namun, setelah 21 September dirinya, akan mengambil sikap politik.
Baca Juga: Ustadz Yusuf Mansur Jadi Juru Kampanye Jokowi - Maruf Amin
"Saya belum bisa menyebutkan sikapnya, nanti saja setelah 21 September," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jokowi Nonton Penutupan Asian Games Bersama Korban Gempa Lombok
-
Bawaslu Loloskan Mantan Napi Korupsi Nyaleg, Jokowi Buka Suara
-
Jokowi Titip Program Pemerintah ke 575 Bacaleg Partai NasDem
-
Kader Demokrat Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin, Ketum Nasdem : Bagus
-
Kata Jokowi soal Pengadangan Gerakan #2019GantiPresiden
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc
-
Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak