Karier militer Djoko Santoso melejit setelah berhasil memadamkan kerusuhan di Maluku saat menjabat sebagai Panglima Kodam XVII/Pattimura yang juga mendapat tugas tambahan sebagai Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan pada 2002-2003.
Keberhasilannya membuat dia dipromosikan menjadi Pangdam Jaya pada 2003. Posisi tersebut dijabat tidak lama, karena pada tahun itu juga dirinya naik menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat. Dua tahun kemudian, Djoko menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (2005-2007). Djoko menempati jabatan tertinggi sebagai Panglima TNI pada 2007-2010.Sang Pengusaha Sementara itu, Jokowi jauh-jauh hari juga telah menunjuk "jenderal lapangan" untuk kampanyenya, pengusaha muda Erick Thohir.
Keberhasilannya sebagai Ketua Pelaksana Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang beberapa waktu menambah nilai plus bagi Jokowi.Erick Thohir mampu membawa perhelatan Asian Games 2018 menjadi salah satu kompetisi olahraga terbesar se Asia yang menuai pujian.
Erick Thohir merupakan pengusaha muda papan atas yang mewarisi keahlian Keluarga Thohir. Penunjukannya sebagai ketua tim kampanye menunjukan penghargaan atas kemampuan manajerial pendiri Grup Mahaka tersebut.
"Ini bukan urusan berpolitik, ini urusan manajemen. Mengelola kampanye ini sehingga bisa berjalan dengan baik," ujar Jokowi saat mengumumkan pengusaha pemilik sejumlah media tersebut, Jumat, 7 September 2018. Pengumuman Erick Thohir juga dihadiri oleh partai koalisi, yakni PDIP, Golkar, PKB, PPP, Hanura, Nasdem, PSI, Perindo dan PKPI.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai meski politik selama ini bukan bidangnya, namun kemampuan pengusaha pemilik saham di surat kabar Republika dan Viva tersebut tidak diragukan, karena pernah memimpin tim-tim besar.Erick harus mulai banyak belajar perpolitikan untuk itu, kata JK.
Erick Thohir yang juga Direktur Utama ANTV tersebut mengaku dirinya telah ditawari sejak 20 Agustus 2018, atau saat Asian Games 2018 baru berlangsung dua hari.
Erick menyetujui tawaran tersebut karena kesamaan visi. "Apa yang saya lihat dari Pak Jokowi, kekuatan beliau sebagai hati nuraninya untuk rakyat dan untuk membangun Indonesia adalah menjadi pilihan saya," katanya usai diumumkan namanya.
Erick melalui Mahaka Group memiliki stasiun televisi Jak tv, radio 98.7 Gen FM & 101 Jak FM serta melakukan penyertaan modal pada PT Radionet Cipta Karya (Prambors FM, Delta FM dan FeMale Radio). Selain itu, juga bergelut dibidang bisnis periklanan, Mahaka Advertising.Pria lulusan Universitas Nasional California tersebut menjadi perbincangan publik saat membeli saham mayoritas klub sepak bola ternama asal Italia, Intermilan, senilai 350 juta Euro atau setara Rp 5,3 triliun pada 2013. Erick kemudian menjual sahamnya pada 2016 kepada investor dari China.
Sebelumnya, Erick juga membeli saham klub sepaka bola asal Amerika Serikat DC United, dan klub bola basket asal negeri paman sam, Philadelphia 76ers. (Antara)
Berita Terkait
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo-Kapolri, Ini Isinya
-
Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil
-
Presiden Prabowo Ingin Perbanyak Jumlah Konser K-Pop di Indonesia
-
Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia