Suara.com - Aktor sekaligus presenter Augie Fantinus dilaporkan anggota polisi ke Polda Metro Jaya karena diduga melakukan pencemaran nama baik melalui media sosial. Pelaporan itu dilakukan setelah Aguie menyebarkan sebuah rekaman video dan menyebut anggota polisi melakukan aksi percaloan tiket Asian Para Games 2018.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan Jayamerta membenarkan, telah menerima laporan anggota polisi yang dituduh Aguie sebagai calo tiket.
"Iya (anggota yang dituduh sebagai calo) ngelapor. Atas video viral tersebut korban merasa harga dirinya tercemar. Sehingga korban melaporkan yang bersangkutan atas kejadian viral tersebut," kata Adi saat dikonfirmasi, Jumat (12/10/2018).
Terkait laporan itu, Augie terancam dikenakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Adi mengatakan, Augie diduga telah menyebarkan informasi tidak benar ke dunia maya terkait perekaman video terhadap dua anggota polisi yang dituduh melakukan penjualan tiket secara ilegal.
"Tindak pidananya berkaitan dengan UU ITE. Di mana yang bersangkutan (Augie) telah memviralkan satu peristiwa itu tidak seperti apa yang disampaikan di dalam video viral tersebut," kata dia.
Hari ini polisi memanggil Augie sebagai terlapor dalam kasus ini. Namun, Adi belum bisa menerangkan materi pertanyaan yang diberikan, karena pemeriksaan terhadap Augie masih berjalan.
"Sampai saat ini yang bersangkutan (Augie) masih dalam proses pemeriksaan. Otomatis saya tanyakan tadi, penyidik menjelaskan sepeti yang disampaikan kepada saya. Sampai saat ini masih berjalan pemeriksaannya ya," kata dia.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membantah adanya tindakan percaloan yang dilakukan dua anggota polisi sebagaimana rekaman video yang diunggah Augie di media sosial, Kamis (11/10) kemarin.
Baca Juga: Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi
“Nggak ada ya (tindakan calo)," kata Argo di Polda Metro Jaya, siang tadi.
Argo juga mengklarifikasi tindakan kedua polisi itu awalnya diminta rombongan penonton dari Sekolah Dasar Tarakanita untuk bisa membelikan 100 tiket pertandingan bola basket. Dikatakan Argo, permintaan pembelian tiket itu karena kondisi penonton sudah ramai di hall basket Gelora Bung Karno, Senayan.
"Ada dari rombongan SD Tarakanita, meminta tolong kepada polisi membelikan tiket sejumlah seratus. Setelah di bantu, sudah dapat tiket itu, dikasih ke SD Takanita," kata dia.
Namun, kata Argo, jumlah tiket yang dibeli ternyata kelebihan. Akhirnya, kedua polisi itu diminta untuk mengembalikan 5 tiket agar bisa ditukar dengan uang. Saat kedua polisi itu hendak menukarkan tiket, Augie datang dan merekamnya melalui kamera telepon seluler.
"Ternyata ada kelebihan lima tiket. dari SD, kita-kira ada yang direfund, dikembalikan duitnya. Kemudian anggota ke tiket box, anggota bawa lima untuk di revan, ternyata enggak bisa, dan karena tidak bisa dan ada si Augie ini, karena dia mau nonton dan sutting, artinya dia merekam, ngomong ke anggota 100 ribu, dijawab nya kan 'enggak'. Setelah itu diviralkan sama Augie bahwa polisi calo tiket," terang Argo.
Berita Terkait
-
Penangguhan Penahanan Ratna Ditolak, Begini Respon Keluarga
-
Tuduh Polisi Jadi Calo Tiket APG, Augie Fantinus Diperiksa Polisi
-
Korea Bersatu, Pesan Perdamaian & Persatuan dari Asian Para Games
-
Senin Depan, Polisi Periksa Nanik S. Deyang Terkait Kasus Ratna
-
Jendi Dedikasikan Emas Asian Para Games untuk Korban Gempa
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang