Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akan gencar melakukan kampanye ke bawah mulai akhir 2018. Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Zulkifli Hasan mengatakan Prabowo saat ini masih disibukkan dengan menerima kunjungan dari berbagai tokoh di Jakarta.
Dengan demikian, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno yang terlihat lebih banyak turun ke masyarakat melakukan kampanye. Menurut Zulkifli, Prabowo dan Sandiaga sudah membagi tugas untuk menarik simpatik masyarakat di Pilpres 2019.
"Kan bagi tugas ya. Tamu banyak datang, tokoh-tokoh daerah banyak juga yang ketemu. Banyak pekerjaan ya, dibagi. Kalau semua keliling dua-duanya nanti yang tamu datang orang minta ketemu gimana?," kata Zulkifli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/10/2018).
Ketua Umum PAN ini kemudian mematahkan anggapan Prabowo 'malas' berkampanye, seperti yang pernah dilontarkan politikus Partai Demokrat Andi Arief. Padahal kata Zulkifli, Prabowo sama sibuknya dengan Sandiaga.
"Ya nonstop juga, pagi siang malam kan terus. Kan kerja politik itu ada yang terbuka, ada yang terima orang, ada yang ketemu diam-diam, kan biasa," ujarnya.
Membahas soal kampanye, Zulkifli mengungkapkan pulau Jawa menjadi salah satu yang diprioritaskan untuk berkampanye, karena melihat besarnya jumlah penduduk yang tinggal di pulau Jawa.
"(Tentu) Jawa. Kan yang bisa naklukkan Jawa, menang. Jadi tentu Jawa, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Banten. Karena Jawa itu 60 persen, Jawa itu 62 persen," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jokowi - Ma'ruf Pasang Iklan di Media, Kubu Prabowo: Nggak Boleh
-
Ketum PAN Buka Suara Soal Kader Enggan Dukung Prabowo-Sandiaga
-
Disindir Djarot Soal Jomblo, Anies: Ngaca Dulu Sebelum Komentar
-
Dana Terbatas, Sandiaga Fokus Kampanye di Dalam Negeri
-
JK Buka Peluang Jalur Diplomatik dengan Israel, Ini Kata Sandiaga
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis