Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta kepada Pemkot Bekasi untuk bisa menyelesaikan persoalan persampahan dengan Pemprov DKI Jakarta secara baik-baik. Anies menyindir Pemkot Bekasi yang lebih banyak bercerita di media daripada menyelesaikan masalah secara baik-baik.
Anies mengatakan, Pemprov DKI telah melunasi segala kewajiban soal perjanjian persampahan dengan Pemkot Bekasi. Namun, kesalahpahaman yang terjadi antara Pemprov DKI dengan Pemkot Bekasi seharusnya diselesaikan dengan baik, tidak perlu ramai di media.
"Ini mau menyelesaikan baik-baik, dikomunikasikan atau mau ramai di media? Kalau mau diselesaikan baik, tiap pertemuan itu datang bawa datanya, jangan malah ramai di media," kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu (21/10/2018).
Anies menjelaskan pada 2018 pihaknya sudah menunaikan kewajiban sebesar Rp138 miliar dengan tambahan hutang 2017 senilai Rp 64 miliar. Namun, pada Februari 2018 Pemkot Bekasi meminta bantuan kemitraan kepada Pemprov DKI.
Adapun bantuan kemitraan yang baru saja diberikan oleh Pemkot Bekasi kepada Pemprov DKI pada 18 Oktober 2018 lalu meliputi, proyek pembangunan flyover Rawa Panjang senilai Rp188 miliar, proyek pembangunan flyover Cipendawa senilai Rp 372 miliar, pembangunan crossing Buaran senilai Rp 16 miliar, peningkatan fasilitas penerangan jalan umum Kota Bekasi senilai Rp 5 miliar.
Data perincian bantuan kemitraan sudah dimintai oleh Pemprov DKI sejak Mei 2018, namun baru pada 18 Oktober 2018 Pemkot Bekasi menyerahkan data itu. Anies pun menegaskan untuk menolak memberikan bantuan kemitraan yang berujung pada kemarahan Pemkot Bekasi.
Akhirnya, Pemkot Bekasi menghentikan puluhan truk pengangkut sampah milik DKI yang melintas Bekasi sebagai bentuk protes terhadap Pemprov DKI. Anies berharap agar Pemkot Bekasi bisa duduk bersama Pemprov DKI guna menyelesaikan permasalahan secara baik-baik.
"Saya harap kita bicarakan baik-baik antar lembaga pemerintahan. Bertemu, diskusikan. Perlu saya garis bawahi, dana yang diminta itu adalah dananya rakyat Dki Jakarta, bukan dananya gubernur," pungkas Anies.
Baca Juga: Anies Pastikan Kewajiban DKI Soal Sampah ke Bekasi Sudah Selesai
Berita Terkait
-
Anies Pastikan Kewajiban DKI Soal Sampah ke Bekasi Sudah Selesai
-
KPK Ungkap Fakta Penggeledahan Rumah Bos Lippo Group James Riady
-
Soal Sampah Jakarta, Pengamat: Pemda DKI Harus Tiru Surabaya
-
Sempat Dikandangi, Bekasi Lepas 20 Truk Sampah Milik Jakarta
-
Bicara Kasus Suap Meikarta, KPK Singgung Proyek Hambalang
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM