Suara.com - Keluarga Husein (56) dijanjikan akan menerima ganti rugi akibat kecelakaan jatuhnya sebuah crane yang mengakibatkan anak dan istrinya mengalami luka-luka. Rumah Husein di Jalan Dakota Raya RT 1, RW 8, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat juga hancur karena tertimpa crane.
Udin, kerabat Husein menjelaskan jika PT. Mardadu selaku operator crane berjanji akan bertanggung jawab untuk melakukan ganti rugi. Ganti rugi meliputi rumah dan biaya rumah sakit bagi anggota keluarga Husein yang mengalami luka - luka.
"Pihak PT sini mau ganti rugi. Pokoknya masalah rumah sakit mau diganti," ujar Udin saat ditemui Suara.com di lokasi jatuhnya crane di kawasan Kebun Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Tidak hanya itu, perusahaan tersebut juga berjanji akan membayar rumah kontrakan yang di tempati Husein dan keluarga. Sejak rumahnya hancur tertimpa crane, keluarga Husein menyewa sebuah kontrakan yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggal.
"Tapi kalau biaya saya enggak tahu pasti. Pokoknya mereka akan ganti rugi aja," terangnya.
Sebelumnya, Kapolsek Kemayoran Kompol Saiful Anwar menyebutkan inside jatuhnya crane di kali Item yang menimpa rumah warga itu terjadi saat pekerja PT. Mardadu bernama Sajidin hendak mengoperasikan crane untuk melakukan pelebaran di kali tersebut.
Namun, kata dia, tanah di pinggiran kali Item mengalami longsor hingga menyebabkan crane tersebut terperosok.
"Sajidin yang bekerja untuk PT. Mardadu sedang melaksanakan pembangunan kali Item akan menurunkan crane untuk menurunkan beton ke sungai. Tiba-tiba pijakan crane (di atas kali) longsor mengakibatkan crane kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke kali," kata Saiful Anwar saat dikonfirmasi, Kamis (6/11/2018).
Setelah crane terperosok ke dalam kali Item, besi yang dibawa crane pun jatuh menimpa sebuah rumah warga. Akibat insiden itu, tiga anggota keluarga pemilik rumah tersebut mengalami luka-luka.
Baca Juga: Ini Tanda - tanda Puting Beliung Akan Datang Menerjang
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal