Suara.com - Sebagian pedagang di Pasar Lokbin Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara mengeluh dan meminta modal sebesar Rp 5 juta untuk menjalankan bisnisnya kepada Sandiaga Uno. Hal ini disampaikan sebagaian pedagang saat mantan Wagub DKI Jakarta itu blusukan ke Pasar Lokbin Rorota.
Yadi, salah seorang pedagang sayur mayur di Pasar Lokbin Rorotan mengatakan harga sayur mayur saat ini relatif stabil. Namun, ia meminta modal kepada Sandiaga sebesar Rp 5 juta agar bisa mengembangkan usahanya.
"Iya kalau boleh minta dana buat modal, Pak Sandi," kata Yadi di hadapan Sandi saat mengunjungi Pasar Lokbin Rorotan, Jakarta Utara, Minggu (13/1/2019).
Mendengar permintaan Yadi, Sandiaga pun menanyakan berapa modal yang dibutuhkan. Pedagang tersebut kemudian menyebut memerlukan modal sebesar Rp 5 juta agar bisa mengembangkan usahanya.
"Iya, nanti dibantu oleh Ok Oce dan melalui Bank DKI ya," ucap Sandiaga.
Ok Oce kepanjangan dari One Kecamatan One Center of Entrepreneurship. Program tersebut digagas oleh Pemprov DKI era kepemimpinan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Sandiaga menjelaskan, modal dan harga yang stabil menjadi dua hal yang sangat dibutuhkan oleh para pedagang. Sandiaga pun berjanji akan memperbaiki perekonomian Indonesia dan memberikan bantuan permodalan kepada pedagang jika menang Pemilu 2019.
"Mereka sudah daftar Ok Oce baru tahap 2 dan 3, mereka menginginkan permodalan sekitar Rp 5 juta per usaha. Alhamdulilah Prabowo-Sandi menghadirkan solusi bagi masalah ekonomi," pungkas Sandi.
Baca Juga: Pria Ini Pamer Bonceng Motor 'Tanpa Sopir', Skill Tingkat Dewa
Berita Terkait
-
Kampanye 1.000 Titik Dianggap Hoaks, BPN: Sandiaga Satu Hari 10 Titik
-
Blusukan ke Pasar Lokbin Rorotan, Sandiaga Nostalgia Saat Jadi Wagub DKI
-
Gerindra Tak Masalah dengan Strategi PKS Lebih Tonjolkan Sandiaga di Pemilu
-
Prabowo Bakal Terima Kalau Diserang soal Pelanggaran HAM saat Debat Pilpres
-
Jelang Debat, Prabowo - Sandiaga Dilatih Dua Eks Pemimpin KPK
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis 15 Tahun Kerry Riza Disebut Jadi Alarm Bahaya Bagi Investor dan Direksi BUMN
-
Divonis 15 Tahun Penjara, Putra Riza Chalid Pastikan Banding: Sebut Hakim Abaikan Fakta
-
Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!
-
Langit Jabodetabek Masih Kelam, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?