Suara.com - Terdakwa Ratna Sarumpaet meminta maaf saat menjalani persidangan sebagai terdakwa kasus hoaks yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selata, Kamis (11/4/2019), hari ini. Permintaan maaf Ratna itu ditujukan saat jaksa penuntut umum menghadirkan Harjono sebagai saksi.
Awalnya, Harjono yang menjadi Koordinator Aksi Solidaritas Mahasiswa untuk Ratna Sarumpaet menganggap penganiayaan yang diklaim Ratna itu disebabkan dari serangan kubu paslon capres nomori 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin.
"Karena pada waktu itu kami mikirnya (hubungannya) dalam konteks politik, jangan sampai adanya upaya destruktif konflik horisontal," kata Harjono di hadapan majelis hakim PN Jakarta Selatan.
Harjono menjelaskan sebelum mengetahui bahwa Ratna berbohong, sempat menuding lawan politik Ratna sebagai dalang karena insiden terjadi menjelang Pilpres 2019. Karenanya, bersama 60 orang pedemo, Harjono turun menggelar aksi unjuk rasa di Polda Metro Jaya untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.
"Jadi kami ingin diklarifikasi jangan sampai tindakan ini masuk ke politik melebar jangan sampai adanya upaya destruktif konflik horizontal," jelas Harjono.
Menanggapi pengakuan Harjono, Ratna Sarumpaet hanya bisa meminta maaf sebagai sesama aktivis karena sudah mengecewakan aksi mereka dengan kebohongan wajah lebam yang nyatanya diakibatkan oleh operasi sedot lemak.
"Saya meminta maaf ke kalian, aku membuat kalian kecewa, kakak memang bohong, kakak memohon maaf soal itu. Dan mudah-mudahan sampe akhir hidup saya, saya akan tetap menjadi aktivis karena aktivis tidak mungkin korupsi, tidak mgkin kena suap, maaf sekali lagi," kata Ratna di akhir persidangan.
Dalam sidang pemeriksaan saksi hari ini menghadirkan tiga orang saksi, yakni juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak, dan pendemo Chairullah dan Harjono yang seharusnya diperiksa ada sidang sebelumnya.
Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet disebut telah dianiaya oleh dua orang lelaki hingga wajahnya lebam pada Oktober 2018. Setelah dilakukan penyelidikan di Polda Metro Jaya, ternyata penyebab wajah babak belur yang dialami Ratna bukan dianiaya melainkan imbas setelah melakukan operasi sedot lemak.
Baca Juga: Heboh, Jasad Nelayan Ini Ditemukan Sujud di Laut
Akibat kebohongannya itu, Ratna dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Berita Terkait
-
Di Sidang Ratna Sarumpaet, Dahnil: Keterangan Polisi Itu Lucu dan Ganjil
-
Dahnil Akui Ratna Sarumpaet Curhat 4 Mata ke Prabowo di Kertanegara
-
Sidang Ditunda Gegara Dua Saksi Jaksa Mangkir, Kubu Ratna Sarumpaet Geram
-
Saksi Tak Komplit, Sidang Ratna Sarumpaet Ditunda Hakim
-
Ratna Menangis saat Telepon Said Iqbal: Kamu Harus Datang Kakak Dianiaya
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga
-
Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang
-
Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?
-
Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan
-
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam
-
Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita
-
Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan
-
Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal
-
67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus
-
Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka