Suara.com - Seorang lelaki Jepang tewas dalam penerbangan dari Mexico City setelah menelan 246 kantong kokain.
Dilansir BBC, penerbangan menuju Bandara Internasional Narita Jepang, terpaksa melakukan pendaratan darurat di negara bagian Sonora Meksiko setelah ia mulai mengalami kejang.
Pihak berwenang mengatakan, lelaki yang diidentifikasi sebagai Udo N, meninggal karena edema serebral yang disebabkan overdosis obat.
Penumpang dipindahkan ke penerbangan setelah memulai perjalanannya di ibukota Kolombia Bogotá.
Menurut pernyataan jaksa agung Sonora, kantong berukuran panjang 2,5 cm dan 1 cm ditemukan di perut dan ususnya selama otopsi.
198 penumpang yang tersisa di atas kapal dapat melanjutkan perjalanan mereka setelah pendaratan darurat di kota Hermosillo. Otoritas federal Meksiko akan mengambil alih penyelidikan.
Berita Terkait
-
Misterius, Obat-obatan Terlarang Ditemukan di Udang Air Tawar
-
94,2 Ton Kokain Disita Dalam Operasi Gabungan 18 Negara
-
Gara-gara Rompi, Steve Emmanuel Ditegur Hakim
-
Steve Emmanuel Tampil Plontos Jalani Sidang Kasus Penyelundupan Kokain
-
Richard Muljadi Divonis 1,5 Tahun Penjara dan Jalani Rehabilitasi di RSKO
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI
-
Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam
-
Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump
-
Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI
-
Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital
-
PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif
-
Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta
-
Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial
-
Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi