Suara.com - Bursa calon menteri yang akan duduk dalam Kabinet Jokowi-Maruf Amin hingga saat ini masih terus bergulir. Salah satu kursi menteri yang diminati dalam kabinet kerja jilid II adalah menteri agama.
Meski masih terus digodok, ada satu nama yang santer digadang-gadang menjadi pengganti Lukman Hakim Saifuddin, yakni Asrorun Niam. Nama Asrorun makin santer lantaran kursi menteri agama selama ini tidak jauh dari dua poros partai, yakni PKB dan PPP serta tak ketinggalan Nahdlatul Ulama (NU).
Menyikapi desas-desus nama Asrorusn Niam yang bakal digadang menjadi menteri agama, ditanggapi Wakil Presiden Indonesia terpilih Maruf Amin. Meski begitu, Amin belum mau membuka nama calon menteri agama yang nantinya akan mendukung kabinet Presiden Joko Widodo jilid II.
"Kan belum, baru inventarisasi nama-nama yang pantes jadi menteri agama itu siapa. Pokoknya siapanya itu nanti lagi disaring ya," ucap Amin di Hotel Margo Depok, Jawa Barat pada Kamis (25/7/2019).
Ketika disebut nama Asrorun Niam, Maruf Amin hanya tersenyum dan tidak menjawab dengan tegas.
"Hahahaha. Mudah-mudahan saja,"tuturnya.
Untuk diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku sudah mengantongi nama-nama yang akan menduduki kursi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Meski belum mau membeberkan tokoh-tokoh itu, Jokowi mengungkapkan sebagian dari kabinetnya nanti adalah kaum profesional, kader partai politik, termasuk kalangan milenial.
"Sudah, Sudah (ada nama yang akan jadi menteri). Ya kira-kira 60 – 40 atau 50 – 50 (perbandingan komposisi kader partai dan profesional milenial). Kira-kira itu," ujar Jokowi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (12/7/2019)
Ia menuturkan, segera mengumumkan nama-nama calon menterinya. Jokowi juga mengatakan, ada kemungkinan menteri lama untuk dipertahankan dalam kabinet. Tak hanya itu, Jokowi menuturkan dirinya sudah meminta partai-partai pendukung untuk mengajukan nama calon menteri tapi dari kalangan muda.
Baca Juga: PKB Klaim Belum Ajukan Calon Menteri: Hak Prerogratif Jokowi
Nama Asrorun Niam Sholeh sendiri tidak asing di kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Dalam organisasi massa Islam tersebut, Asrorun diamanahkan menjadi Katib Suriyah PBNU masa khidmat 2015-2020. Selain itu, ia juga pernah menjabat Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Selain itu, Asrorun juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015-2020 dan tercatat sebagai Staf pengajar Fakultas Syariah dan Hukum di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Saat ini, dia menjabat sebagai Deputi Pengembangan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga.
Kontributor : Supriyadi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil
-
Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla