Suara.com - Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar mengaku akan menindaklanjuti kasus Camat Matraman, Bambang Eko Prabowo yang meminta sumbangan hewan kurban ke pedagang hewan musiman. Ia akan membentuk tim investigasi sebelum memberi keputusan.
Anwar menyebut sudah menerima surat dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, Chaidir. Surat tersebut berisikan pernyataan dari Bambang bersedia dikenakan sanksi jika bersalah.
"Baru bersurat tadi pagi ke saya, surat pernyataan. Pernyataan menerima sanksi kalau bersalah, intinya gitu," ujar Anwar saat dihubungi, Senin (5/8/2019).
Langkah selanjutnya, kata Anwar, pihaknya akan membentuk tim investigasi. Tim tersebut terdiri dari beberapa unsur terkait di Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur.
"Saya bikin SK penunjukan timnya. Dikepalai oleh pak Sekko (Usmayadi), inspektorat, sekretarisnya dan asisten pemerintahan kan gitu," pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daearah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir merekomendasikan, Bambang Eko Prabowo untuk dicopot. Rekomendasi tersebut diambil berdasarkan pemeriksaan BKD yang sudah dilakukan pada Jumat (2/8/2019) lalu.
Menurut Chaidir, Bambang dinyatakan lalai karena memberikan imbauan untuk berkurban kepada pedagang hewan kurban. Bambang juga disebut Chaidir sudah mengakui kelalaiannya.
"Itu berarti bertentangan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai. Ketika pejabat berwenang, pejabat wilayah enggak boleh melakukan imbauan apapun," ujar Chaidir saat dihubungi, Senin (5/8/2019).
Baca Juga: Imbas Minta Jatah Sapi Kurban, BKD Rekomendasikan Camat Matraman Dicopot
Berita Terkait
-
Imbas Minta Jatah Sapi Kurban, BKD Rekomendasikan Camat Matraman Dicopot
-
Gegara Minta Sapi Kurban, Camat Matraman Terancam Kena Sanksi Ini
-
Dipalak Camat Matraman, Penjual Hewan Kurban Ngadu ke Anies dan Tutup Lapak
-
Buntut Minta Jatah Sapi Kurban, Camat Matraman Dipanggil BKD
-
Diadukan ke Anies karena Palak Pedagang Hewan, Camat: Kita Cari Sumbangan
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Elite Politik Kumpul di GBK, Puan Saksikan SBY-AHY Sambut Prabowo-Gibran di HUT Demokrat Ke-25
-
Sunscreen Apa yang Bikin Wajah Glowing? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Kamu
-
AHY Klarifikasi Isi Pidato Sebelumnya, Tegaskan Demokrat Bersama Prabowo
-
5 Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Berjamur agar Bersih Lagi
-
Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50
-
Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara
-
Sering Nyeri Saat Naik Tangga? Kenali Penyebabnya Sebelum Lutut Makin Sulit Diajak Bergerak
-
Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil
-
Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko
-
Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi