News / Metropolitan
Kamis, 08 Agustus 2019 | 18:00 WIB
Puskesmas Kebun Kelapa Matraman, Jakarta, Jumat (8/5).

Suara.com - Pelayanan kurang menyenangkan diterima seorang pasien yang berobat di sebuah puskesmas yang ada di bilangan Jakarta Selatan sesuai dengan faskes BPJS yang dimiliki.

Pasien yang menggunakan akun @anisascr kemudian membagikan peristiwa yang baru saja dialami lewat story Intagram dan dibagikan kembali oleh akun @jktinformasi pada Kamis (8/8/2019).

Dari foto yang diunggah, wanita itu memamerkan kertas nomor urut antrean. Namun ada tulisan yang menurutnya terkesan menyudutkan.

Konon tulisan tersebut merupakan imbas dari penilaian yang pernah ia berikan sebelumnya terkait pelayanan yang tidak memuaskan.

"Duh kocak banget judgmental. Benar-benar gak profesional! Gara-gara gue ngasih rate 1 di google review tau-tau dikasih julukan 'orangnya sumeng dan sok tau'. Padahal emang ini puskesmas gak ngejalanin operasional sesuai SOP. Besok-besok kalau nggak terima kritik dan saran gausah nyediain kotak saran!," tulis @anisascr.

Keluhan pasien yang dibilang sok tahu. (Instagram/@jktinformasi)

Dalam kolom keterangan yang dituliskan, pasien tersebut membebekan peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu di puskesmas yang sama. Saat itu ia yang datang pukul 11.55 dan tidak dilayani dengan baik.

Ia bahkan sampai cekcok dengan pegawai puskesmas sampai akhirnya menelepon pelayanan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mendapat bantuan.

"Aku datang jam 11.55 & gak dilayanin padahal istirahat jam 12.00 WIB. Aku minta tunjukin SOP jam operasional. Bener-bener minta maaf dong  & langsung dilayanin. Setelah berantem sama staff-staff puskesmas & aku langsungg telepon CS Kemenkes. Bener-bener baru dilayanin dengan lembut & excellent banget & kali ini terjadi lagi seperti ini," tulis @anisascr.

Tak diduga, pelayanan kurang memuaskan kembali didapat pasien tersebut. Kisahnya kini menyedot perhatian di dunia maya.

Baca Juga: Studi: Cepatnya Penanganan Awal Stroke Tentukan Nasib Pasien Jangka Panjang

Load More