Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjadi perbincangan terkait usulan lawas pembubaran Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang sempat dilontarkan.
Seorang warganet membagikan tangkapan layar pemberitaan berjudul 'Ahok: Bubarkan KPAI Cs, Supaya Nggak Banyak Keluar Uang Negara'.
Akun @Luv_NKRI lantas menuliskan narasi singkat 'Pak Ahok memang seorang visioner' dalam unggahannya itu.
Usulan pembubaran KPAI disampaikan pria yang kini disapa BTP tersebut di Balai kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (20/11/2013).
Kala itu Ahok yang menjabat jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, menilai terdapat banyak komisi tidak jelas ada di Indonesia. Untuk itu, lebih baik dibubarkan daripada menghabiskan uang negara.
"Di Indonesia, pasca reformasi, harusnya banyak komisi-komisi dibubarin saja supaya nggak keluar uang negara. Itu pernyataan saya," kata Ahok.
Pun saat ditanya awak media, contoh komisi yang layak dibubarkan, Ahok menyebut KPAI.
"KPAI misalnya, menurut saya enggak jelas. Cuma enggak bisa dibubarkan karena UU, musti rapat DPR," imbuhnya.
Sontak pernyataan Ahok tersebut menuai perhatian warganet bersamaan dengan polemik yang tengah menyeret KPAI.
Baca Juga: Konflik KPAI dan PB Djarum, Daniel Mananta Angkat Suara
Diketahui, banyak orang melayangkan protes kepada KPAI setelah PB Djarum mengumumkan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis berakhir pada 2019.
Bermula pada Februari lalu, saat sekelompok penggiat pemerhati anak menuding salah satu perusahaan rokok Tanah Air melakukan eksploitasi ribuan anak-anak Indonesia, lewat brand image di kaus peserta proses audisi beasiswa bulu tangkis.
Lalu pada Agustus, KPAI dan sejumlah kementerian serta LSM terkait menyelenggarakan rapat koordinasi mengenai dugaan ekploitasi terselubung pada anak.
Salah satu hasil pertemuan itu menyebutkan, "Sepakat mendesak Djarum Foundation untuk sesegara mungkin menghentikan penggunaan anak sebagai media promosi brand image Djarum."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program
-
Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN