Suara.com - Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 menghadiri acara Bawaslu Award di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Jumat (25/20/2019) malam. Bawaslu Award digelar sebagai bentuk apresiasi atas kinerja para pengawas pemilu.
Pantauan Suara.com, menteri Jokowi yang hadir diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmavati.
Selain itu, turut hadir pula Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Prabowo, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Harjono, dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengatakan Bawaslu Award digelar sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengawas pemilu yang telah berkontribusi pada Pemilu 2019 lalu. Setidaknya, kata Abhan, ada 14 kategori yang ikut sertakan dalam Bawaslu Award.
"Ini sebagai penghargaan atas komitmen anak bangsa, ini melanjutkan pada periode sebelum. Nominasi diberikan berdasarkan kategori yang ada," kata Abhan.
Dalam kesempatan tersebut Abhan pun mengungkapkan beberapa capaian yang telah digapai pihaknya. Salah satunya yakni menjadi anggota pengawas pemilu di dunia.
"Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu memberi amanat pada Bawalsu untuk melakukan verifikasi dan akreditasi ada 135 pemantau pemilu dari dalam dan luar negeri. Bawaslu juga remi menjadi anggota pengawas pemilu dunia," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF
-
Bayang-bayang 5 Tahun Bui, Nasib Eks Wamenaker Noel Diputus Hakim Pekan Depan
-
Sentil Budaya Rangking, Menteri Abdul Muti: Membandingkan Nilai Murid Itu Pemicu Bullying
-
Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran Tiba di Istiqlal Besok, Menag: Ini Kelas Berat Satu Ton Lebih!
-
Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules
-
'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3
-
TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?