Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri, menyerahkan empat Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2019 kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada 14 Oktober 2019.
Penghargaan diterima Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Sejumlah gubernur dari daerah lain pun datang dalam acara tersebut.
Adapun keempat penghargaan yang diterima Pemprov DKI adalah;
1. Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Terbaik Kedua berdasarkan intensitas dan beban kerja urusan Pemerintah Daerah Bidang Ketenagakerjaan Kategori Sedang;
2. Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Terbaik pada Indikator Utama Penduduk dan Tenaga Kerja;
3. Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Terbaik pada Indikator Utama Kesempatan Kerja; dan
4. Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Terbaik pada Indikator Utama Jaminan Sosial Tenaga Kerja.
Pada kesempatan itu, Hanif mengatakan, penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu mengelola tenaga kerjanya.
"Indeks Ketenagakerjaan adalah alat ukur menilai kesuksesan kepemimpinan di daerah, bagaimana pimpinan daerah menyediakan lapangan kerja dan mengelola para tenaga kerja," tandasnya.
Di tempat yang sama, Anies menjelaskan, penghargaan yang diraih Pemprov DKI Jakarta tak lepas dari kerja seluruh jajaran, khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi DKI Jakarta, yang membuat terobosan-terobosan, sehingga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran, khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang telah bekerja keras membuat terobosan dan mencapai semua indikator utama dalam penghargaan ini," ujarnya.
Baca Juga: Sesuai Instruksi Gubernur, Pemprov DKI Perketat Uji Emisi Kendaraan Umum
Sebelum penghargaan tersebut diterima, Kepala Disnakertrans DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, pihaknya akan berupaya makin memudahkan akses informasi ketenagakerjaan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Untuk itu, saat ini sedang dilakukan pengembangan laman web disnakertrans.jakarta.go.id
Disnakertrans berharap, layanan ini akan menginformasikan seluas-luasnya tentang ketenagakerjaan, terutama informasi lowongan kerja dan pendaftaran pelatihan kerja.
"Pertama, terkait pelatihan kerja, kemudian ada informasi soal bursa kerja hingga pekerjaan yang memang menjadi favorit. Kami juga berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan terkait kebutuhan tenaga kerja," ujarnya.
Andri menjelaskan, warga yang ingin mendaftar pelatihan bisa mendapat informasi secara lengkap di laman ini. Selain menginformasikan kegiatan dan program Disnakertrans DKI Jakarta, laman ini juga menampung pengaduan masyarakat dan terkoneksi dengan laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan.
Berita Terkait
-
Gerakan #BacaJakarta Sukses Diikuti 3.000-an Anak di Seluruh Jakarta
-
Pusat Sastra Terlengkap di Dunia, PDS H.B. Jassin Kini Dikelola Pemprov DKI
-
Sebelum Naik MRT, Warga Jakarta Bisa Pinjam Buku di Pojok Baca
-
Gubernur DKI Bebaskan PBB Sejumlah Tokoh Negara hingga Tiga Generasi
-
Terapkan Pajak Online, Masyarakat Kini Bisa Ikut Awasi Setoran Pajak
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!