Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama menanggapi santai pernyataan Sandiaga Uno yang tak setuju Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) digabung bersama dengan Kementerian Pariwisata.
Wishnutama mengaku tak masalah jika dengan protes yang dilayangkan Sandiaga. Dia pun mengira Sandiaga mungkin lebih mengerti sehingga mengatakan hal tersebut.
"Ya boleh-boleh saja punya pemikiran kan. Mungkin mas Sandinya lebih mengerti soal kreatif," ujar Wishnutama di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (8/11/2019).
Sebelumnya, Sandiaga Uno mengaku tak setuju Bekraf digabung bersama dengan Kementerian Pariwisata. Adapun saat ini namanya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Hal ini dikatakan Sandiaga dalam Dialog Nasional Ekonomi Kreatif yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019
"Kalau saya pribadi nggak setuju adanya Badan Ekonomi kreatif dimasukan lagi ke Kementerian Pariwisata," ujar Sandiaga.
Menurut Sandiaga, Kementerian Pariwisata memiliki tugas yang berat. Sehingga jika Kementerian Pariwisata ditambah dengan Ekonomi Kreatif, akan semakin berat tugas Kementerian Pariwisata.
"Pariwisatanya saja sudah berat tugasnya ditambah lagi ekonomi kreatif, benar nggak?" kata dia.
Menurut Sandiaga, yang bisa menopang pertumbuhan ekonomi adalah ekonomi kreatif. Sandiaga pun menanyakan kepada para peserta apakah lapangan pekerjaan sudah tercipta saat ini.
Baca Juga: Sandiaga Uno Protes Bekraf di Bawah Wishnutama
"Sekarang saya tanya deh lapangan kerja sekarang tercipta atau blm? kan belum? betul nggak? nyari kerjaan gampang atau susah? susah. Tapi di ekonomi kreatif kita nyari karyawan yang jago susah enggak?" tanya Sandiaga.
Karena itu, ia berharap Kadin bisa memainkan perannya dalam hal membantu ekonomi Indonesia yakni ekonomi kreatif.
"Nah mestinya, saya rasa ini ada satu benang merah yang bisa Kadin mainkan, dalam membantu ekonomi Indonesia dan dimana pilarnya di ekonomi kreatif," kata dia.
Karena itu kata Sandiaga, jika Badan Ekonomi Kreatif kembali dipisah dari Kementerian Pariwisata, ia ingin Anggota Dewan Penasehat Kadin Ipang Wahid menjadi Kepala Bekraf.
Sandiaga juga menyarankan agar Kadin bersikap tegas jika ingin mengusulkan Bekraf dipisah dari Kemenpar.
Berita Terkait
-
Gagal Jadi Cawapres, Sandiaga Uno Ceramahi Mahasiswa soal Energi
-
Sandiaga Soal Anggaran Janggal DKI: Harusnya Jadi Diskursus yang Mendidik
-
Sandiaga Soroti Kebijakan Anies Cabut Atap JPO
-
Sandiaga ke Bos Kadin: Menteri Gerindra Bos, Gak Bisa Main Lagi soal Ikan
-
Sandiaga Uno Protes Bekraf di Bawah Wishnutama
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno