(1) Semua informasi yang mengaitkan kami berdua--Sandrina Malaikiano @smalakiano dan Eep Saefulloh Fatah @eepsfatah--dengan Tous les Jours (TLJ) @touslesjoursid, tidak benar sama sekali. Itu sepenuhnya hoax.
Kami bukan pemilik TLJ dan/atau direktur dan/atau pemilik franchise salah satu gerainya. Kami tidak punya kaitan apapun dengan @touslesjoursid . Bahkan sekadar pelanggan pun bukan. Apapaun yang dilakukan TLJ tak ada urusannya dengan kami.
(2) Oleh karena itu, kabar yang beredar tentang sikap intoleran manajemen TLJ @touslesjoursid terhadap pemeluk beragam agama, tak ada kaitan apapun dengan kami berdua.
Mohon berhenti mengait-ngaitkan kami dengan @touslesjoursid. Kami juga meminta pihak @touslesjoursid untuk segera memberikan klarifikasi tentang tak terkaitnya kami sama dekali dengan mereka.
(3) Kami berdua pun tidak sependapat dengan sikap-sikap intoleran semacam itu. Hingga saat ini kami hidup, berteman, bersahabat bahkan berkerabat/berkeluarga dengan pemeluk agam yang beragam dengan terus memegang prinsip saling hormat, saling percaya dan saling menjaga hak dan kewajiban masing-masing. Sudah seharusnya @touslesjoursid menghentikan kebijakan semacam itu--apapun alasannya.
(4) saat ini kami mempercayakan kepada tim hukum kami untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan berkaitan dengan hoax dan fitnah tentang kami ini. Kami beri kepercayaan tim hukum kami untuk mengambil langkah hukum terhadap siapapun yang--berdasarkan jejak digital yang tersedia--terlibat dalam penyebaran hoax dan fitnah ini.
Sekali lagi mohon tidak asal bicara dan memfitnah kami--dan siapapun--tanpa dasar.
Salam,
EEP SAEFULLOH FATAH
SANDRINA Malakiano21/11/2019
Sementara di laman Facebook, Eep Saefulloh Fatah menuliskan seperti demikian:
Teman-teman,
(1) Semua informasi yang mengaitkan Sandrina Malakiano, isteri saya, dengan Tous le Jours (TLJ)--entah sebagai pemilik, direktur, pemilik franchise salah satu gerainya, dll--tidak benar sama sekali. Itu sepenuhnya hoax.
Sandrina (maupun saya) tidak punya kaitan apapun dengan TLJ. Bahkan, sekadar pelanggan pun bukan.
(2) Oleh karena itu, kabar yang beredar tentang sikap intoleran manajemen TLJ terhadap pemeluk-pemeluk agama tertentu, tak ada kaitan apapun dengan Sandrina (dan kami).
(3) Sandrina sendiri (juga saya) tidak sependapat dengan sikap-sikap intoleran semacam itu. Hingga saat ini, kami hidup, berteman, bersahabat bahkan berkerabat/berkeluarga dengan pemeluk agama yang beragam dengan terus memegang prinsip saling hormat, saling percaya dan saling menjaga hak dan kewajiban masing-masing.
Tabik,
Eep Saefulloh Fatah
20/11/2019
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional