Suara.com - Penolakan terhadap isyarat perpanjangan izin ormas FPI masih terus bergulir. Kekinian warganet menyerukan tagar #RakyatTolakKerasFPI hingga menjadi trending topic di jejaring sosial.
Dari hasil penelusuran Suara.com, Jumat (29/11/2019), tagar tersebut menduduki posisi teratas topik terpanas yang paling banyak dibahas. Ada lebih dari 10 ribu cuitan menggunakan tagar ini memenuhi laman Twitter.
Warganet meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memeriksa rekam jejak FPI. Sebab, sejak ormas tersebut berdiri berbagai aksi kekerasan sudah sering dilakukan oleh anggota FPI.
Janji FPI untuk setia kepada Pancasila dan NKRI juga dipertanyakan oleh warganet. Warganet merasa khawatir janji tersebut hanya sekadar janji belaka.
Terlebih, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan bila dalam AD/ART FPI tercantum poin NKRI bersyariah hingga khilafah. Warganet mendesak agar pemerintah tidak meloloskan izin FPI.
"Pak @jokowi Pak @mohmahfudmd. Tolong dilihat rekam jejak FPI selama ini, sebelum pemerintah memutuskan langkah apa yang diambil terhadap izin FPI, kami sangat berharap pemerintah lihat rekam jejak FPI," kata @mtuhasan.
"Dari awal berdirinya FPI tahun 98 mereka juga menyatakan hal yang sama setia pada NKRI. Tetapi perjalanan FPI seiring dengan waktu bisa kita nilai dengan jelas. Kekerasan, intoleran, dan tidak mengakui pemerintahan yang sah. Apakah masih bisa dipercaya?" ungkap @tjhinfar21.
"Banyak hal yang diprovokasi atas nama agama, dengan pakaian serba putih tapi kelakuan kayak preman. Pemerintah harus melihat lagi track record yang sudah dilakukan ormas ini," tutur @_yulitasari.
Baca Juga: Optimalkan Kinerja, PLN Luncurkan Pusat Pengelola Informasi dan Solusi
Berita Terkait
-
Buntut Kritik CPNS LGBT, Netizen Marah hingga #ShameOnYouGerindra Menggema
-
Kerap Kena Prank Pembatalan Pesanan, Ini Ultimatum Driver Ojol ke YouTuber
-
Soal SKT FPI, Mendagri Tito: Ada Khilafah, Hisbah dan Jihad di AD/RT
-
Menag Fachrul Razi: FPI Sudah Teken Surat Tak Lagi Mau Melanggar Hukum
-
Mahfud MD Tegaskan Izin FPI Belum Bisa Diperpanjang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR