Suara.com - Seorang lelaki bernama Samsir Halomoa Harahap terpaksa harus meringkuk di penjara setelah ditangkap polisi karena diduga telah membunuh sang pacar, Rubiah alis Bian (17).
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip Antonio Purba menyampaikan, jika tersangka kerap ribut dengan korban.
"Sudah sering berantem, diduga sudah merencanakan,” kata Philip seperti dikutip dari makassar.terkini.id, Selasa (10/12/2019).
Dalam kasus ini, polisi menemukan kata-kata bertuliskan "mati kw" di tembok kamar indekos korban.
Philip menyampaikan, Samsir menuliskan kalimat "mati kw" dengan menggunakan lipstik. Tulisan itu dibuat sebelum tersangka membunuh kekasihnya.
Bian yang masih berusia 17 tahun itu diketahui sempat menikah dan kemudian bercerai.
"Pakai lipstik, ditulis sebelumnya (tersangka membunuh pacarnya), karena suka bertengkar," katanya.
Aksi pembunuhan itu terjadi di indekos korban pada Rabu (4/12/2019) pekan lalu. Dari hasil autopsi, kata Philip, korrban tewas setelah mengalami penganiayaan dan tusukan yang bersarang ke bagian leher.
Samsir diduga menimkam leher korban dengan pisau cutter.
"Hasil autopsi ditikam, sebelumnya dipukul tiga kali keningnya," katanya.
Baca Juga: Bikin Pelanggan Mati Lemas di Ranjang, Gigolo Bali Dituntut 12 Tahun Bui
Dalam kasus ini, Samsir dijerat Pasal 338 KUHP, Pasal 365, Pasal 351. Pasal 365 disertakan, karena polisi menemukan handhpone korban di tangan Samsir.
Berita Terkait
-
Temukan Fakta Berbeda, Kuasa Hukum Pelaku Mutilasi Minta Keringanan Hukuman
-
Bikin Pelanggan Mati Lemas di Ranjang, Gigolo Bali Dituntut 12 Tahun Bui
-
Bayi yang Dititip di Day Care Tewas Tanpa Kepala, Polisi Ringkus Pelakunya
-
Dibunuh Tukang Jagal, Kasniti Sempat Pijat dan Layani Tersangka di Ranjang
-
Kasus Mahasiswi Tewas Terkubur, Pasutri Penjaga Kos Mendadak Pulang Kampung
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?
-
Gempuran 4 Helikopter Water Bombing Berhasil Taklukkan Api di TPA Jatiwaringin
-
Istana Angkat Bicara soal Kasus yang Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah
-
BEM FT UI Minta Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Bebas Intervensi dan Transparan
-
Mendadak, Rachmat Gobel Meninggal Jumat Pagi, NasDem: Kemarin Sehat Walafiat Ikut Diskusi di DPR
-
BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi
-
OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia