Suara.com - UU Baru No 18/2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) akan membentuk lembaga baru, yakni Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), telah ditetapkan melalui Perpres yang akan datang. Dengan demikian keberadan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) pun segera berakhir.
"BP2MI diharapkan mampu menyiapkan program SDM PMI unggul untuk pasar kerja di luar negeri, sebagaimana menjadi komitmen Presiden Joko Widodo," kata Dewan Pakar katan Cendekiawan Muslim Indonesia(ICMI) Pusat, yang juga pengamat ketenagakerjaan asal Partai Golkar, Ricky Rachmadi, di Jakarta, Kamis (12/12/2019).
Menurut Ricky, untuk menciptakan PMI berbasis SDM unggul tersebut, diperlukan program/pendidikan vokasi atau vokasional terhadap calon PMI yang akan bekerja di luar negeri melalui pelayanan Balai Latihan Kerja (BLK) yang tersebar di Tanah Air.
"Pendidikan vokasi untuk calon PMI bertujuan untuk meningkatkan kemampuan atau keahlian para PMI, sehingga posisi tawarnya dapat meningkat di pasar kerja luar negeri, seperti dapat mengisi lowongan sektor kerja formal dengan adanya bekal kemampuan teknis (keahlian) para PMI," ujarnya.
Ricky menjelaskan, program peningkatan calon PMI melalui program vokasi di balai latihan kerja (BLK) dapat dilakukan oleh pemerintah utamanya dengan peran terdepan BP2MI.
Bahkan, tambah Ricky, upaya meningkatkan keahlian/kemampuan para PMI melalui program vokasi di BLK dapat pula diberikan bagi PMI yang akan berangkat kembali ke luar negeri (re-entry hiring).
"Karena itu, baik calon PMI ataupun PMI yang akan berangkat lagi, akan diberikan pendidikan vokasi melalui BLK-BLK pemerintah yang induk programnya berada di BP2MI," tukas Ricky.
Di mata Ricky, program peningkatan mutu PMI melalui pendidikan vokasi tidak saja dapat meningkatkan posisi tawar PMI di pasar kerja luar negeri atau di lingkungan para pengguna perusahaan, namun sekaligus mampu menunjukkan kemartabatan PMI yang mulai memberikan jaminan kualitas dan keahliannya.
"Terkait PMI, orientasi ke depan adalah meningkatkan kuantitas PMI di sektor formal baik yang terdidik atau yang dihasilkan oleh program vokasi PMI di berbagai BLK, dan BP2MI tidak lagi memprioritaskan penempatan PMI sektor domestik/pekerja rumah tangga," pungkasnya.
Baca Juga: Rapat dengan BNP2TKI, Komisi IX Dorong Penempatan PMI Terampil
Berita Terkait
-
Asmuni, Pekerja Purna Korea Kini Sukses Usaha Rumah Makan di Lombok
-
Yuli Riswati: Ingin Bantu Sesama Pekerja, Malah Ditahan bak Pelaku Kriminal
-
Tingkatkan Perlindungan PMI, BNP2TKI Kunjungi Pekerja di Hong Kong
-
BNP2TKI Dorong Pekerja Asal NTB Bekerja di Korea dan Jepang
-
Pemerintah Hong Kong Dikutuk atas Deportasi Jurnalis Yuli Riswati
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno