Suara.com - Seorang pemilik kedai mi di Guangxi, China ditangkap oleh pihak berwajib. Pasalnya, sang pemilik kedai itu sengaja memasukkan opium ke dalam racikan mi yang dijualnya.
Dialihbahasakan dari Sin Chew Daily, Senin (23/12/2019), alasan pemilik kedai mi nekat menambahkan opium ke dalam racikan mi agar para pembeli kembali berdatangan ke kedai miliknya.
Opium atau dikenal dengan poppy sendiri merupakan sejenis getah yang menjadi bahan baku narkoba.
Opium mengandung morfin yang bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit.
Kasus tersebut terbongkar setelah salah seorang pelanggan setia kedai mi tersebut diamankan polisi. Dari hasil pemeriksaan, ia dinyatakan positif mengonsumsi morfin.
Namun, si pelanggan itu bersikeras bahwa ia tidak pernah mengonsumsi morfin. Saat diinterogasi lebih lanjut, sang pelanggan menyebut bila ia sering memakan mi siput di sebuah kedai.
Polisi yang merasa curiga langsung memulai melakukan investigasi terhadap kedai mi itu. Dari hasil pemeriksaan polisi mengamankan sekantung bubuk siput yang dinyatakan positif mengandung morfin.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan sebanyak 76 gram bubuk biji opium di dalam kedai. Pemilik kedai langsung diamankan oleh pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Baca Juga: Dihina Pengidap Kelainan Jiwa di Medsos, Ini Tanggapan Bupati Banjarnegara
Berita Terkait
-
Desa Tertinggal di China Berhasil Disulap Jadi Arena Ski Internasional
-
Muhammadiyah Dapat Akomodasi dari Pemerintah China, Bukan Uang Bungkam
-
Muhammadiyah Desak Wall Street Journal Turunkan Artikel Soal Uang Bungkam
-
Aksi Bela Muslim Uighur, FPI Mau Geruduk Kantor Kedubes China Jumat Depan
-
CEK FAKTA: Foto Perlakuan Kejam China ke Muslim Uighur, Benarkah?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional