Suara.com - Tersangka pengedar 2.000 butir narkoba jenis ekstasi yang disembunyikan di dalam mainan berinisial HR (38) tewas ditembak polisi. HR disebut melawan saat petugas tengah mengembangkan kasus.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan setelah menemukan 2000 pil ekstasi dari tangan HR, pihaknya mendapatkan informasi soal bandar narkoba lainnya. Bandar tersebut bernama KN yang menyalurkan narkoba kepada HR untuk diedarkan.
"Dari DPO, KN itu kita kejar didampingi langsung oleh HR," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Minggu (29/12/2019).
Ketika kepolisian tengah mencari KN, HR disebut Yusri tiba-tiba melakukan perlawanan. HR disebut mengambil senjata milik salah satu petugas dan mencoba melarikan diri.
"HR mencoba melakukan perlawanan bahkan merebut senjata petugas," jelasnya.
Petugas di lokasi akhirnya memutuskan untuk menembak HR. Setelah itu HR yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Polri namun terlanjur meninggal dunia.
"Pada saat dalam perjalanan di rumah sakit Kramat jati pelaku meninggal dunia," tuturnya.
Meski demikian, Yusri mengaku sudah mendapatkan informasi mengenai terduga pelaku KN. Ia berharap agar KN yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) segera tertangkap.
"Pelaku sudah kami kantongi namanya. Kasubdit dua juga masih di lapangan dan mengejar terus," pungkasnya.
Baca Juga: 3 Kejanggalan soal 2 Polisi Tersangka Penyiram Air Keras ke Novel Baswedan
Sebelumnya, Petugas Kepolisian Polda Metro Jaya menemukan narkotika jenis pil ekstasi dari tangan tersangka pengedar berinisial HR. Total pil ekstasi yang ditemukan mencapai 2000 butir itu disimpan dalam kotak parfum dan mainan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan