Suara.com - Sejumlah ruas jalan di Jakarta Selatan sudah bisa dilalui seperti biasa, Jumat (3/1/2020). Tdak ada pengalihan maupun penutupan ruas jalan setelah banjir surut.
Mulai Kamis (2/1/2020) pukul 18.00 WIB air sudah surut seluruhnya di wilayah Jakarta Selatan. Sejak saat itu ruas jalan yang sempat tergenang sudah mulai dilalui.
"Hari ini ruas jalan di Jakarta Selatan sudah normal, bisa dilalui dengan lancar seperti semula," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Budi Setiawan saat dihubungi, Jumat pagi.
Ada enam ruas jalan yang tergenang banjir di wilayah Jakarta Selatan akibat luapan sungai setelah diguyur hujan selama "satu tahun", yakni dari Selasa 31 Desember 2019 hingga Rabu 1 Januar 2020.
Enam ruas jalan yang terendam banjir dari tanggal 1 dan 2 Januari tersebut, yaitu Jalan Kemang Raya depan Hotel POP Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan ketinggian air mencapai 80 centimeter (cm) di hari pertama.
Selanjutnya, Jalan Pangadengan Timur III dan IV, ketinggian air kurang lebih 40 cm. Jalan Cileduk Raya depan ITC Cipulir Kecamatan Kebayoran Lama, ketinggian air antara 40-50 cm.
Jalan Kemang VIII Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan ketinggian air 60 cm, Jalan Pulo Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru, ketinggian air sempat mencapai 100 cm.
Dan Jalan Manggarai Utara 2, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, terendam banjir luapan Sungai Ciliwung setinggi 50 cm.
Selama dua hari (Rabu dan Kamis) Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan mengerahkan personel di lapangan untuk mengatur lalu lintas mengurai kemacetan akibat adanya penutupan dan pengalihan ruas jalan.
Baca Juga: Gunakan Skutik, Ayah dan Bocah Lelaki Ini Tembus 10 Negara
Selain itu, Sudin Perhubungan juga memberikan layanan mobil derek gratis bagi masyarakat yang kendaraannya mogok akibat banjir.
Kini situasi arus lalu lintas di enam jalan yang sempat tergenang banjir tersebut sudah normal kembali, namun pengendara tetap diimbau hati-hati saat berkendaraan mengingat lumpur sisa banjir masih menutupi jalan, dikhawatirkan licin.
"Di jalan harus hati-hati, situasinya ada pembersihan jalan dari lumpur oleh pemadam," kata Budi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK