Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Rabu, 12 Februari 2020 | 13:30 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memberikan hak suaranya saat pemilihan Ketua Umum periode 2020-2025, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2). [ANTARA FOTO/Jojon]

Suara.com - Salah satu pendiri PAN Abdillah Toha menilai terpilihnya kembali Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum PAN akan membawa angin segar bagi partai tersebut. Momen tersebut akan menandai berakhirnya era dominasi Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais.

Hal itu disampaikan oleh Abdillah Toha melalui akun Twitter miliknya @AT_AbdillahToha.Menurutnya era dominasi oligarki akan segera berakhir dengan ditunjukknya Zulkifli Hasan sebagi Ketum PAN.

"Dengan terpilihnya embali Zulifli Hasan sebagai ketua umum PAN, berakhirlah era dominasi Amien Rais," kata Abdillah seperti dikutip Suara.com, Rabu (12/2/2020).

Kemenangan Zulkifli Hasan menjadi pimpinan partai identik berwarna biru itu bukanlah kemenangan pribadi. Melainkan kemenangan atas suara para kader melawan dominasi oligarki.

"Zul jangan melihatnya sebagai kemenangan pribadi tetapi sebagai suara melawan dominasi oligarki," ungkapnya.

Oleh karena itu, besar harapan para kader yang memilih Zulkifli Hasan sebagai ketua umum agar bisa mengembalikan PAN seperti sedia kala.

"Dia (Zulkifli Hasan) harus membawa PAN kembali ke partai reformis sebenarnya," tuturnya.

Pendiri PAN Abdillah Toha soal terpilihnya Zulkifli Hasan jadi Ketum PAN (Twitter)

Kongres V PAN Sempat Ricuh

Kongres PAN atau Partai Amanat Nasional ricuh. Kericuhan sampai diselingi saling lempar kursi.

Kericuhan itu terjadi antar tim pendukung calon Ketua Umum (Caketum) DPP PAN periode 2020-2025 Mulfachri Harahap dan Zulkifli Hasan. Bentrokan itu terjadi di ruang sidang kongres ke V PAN yang dilaksanakan di Hotel Clarion Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (1/2/2020).