Suara.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto buka suara soal adanya Warga Negara China yang positif Corona setelah mengunjungi Bali. Ia meminta agar masyarakat tak perlu khawatir.
Ia menyatakan Bali sampai saat ini masih aman dari virus yang sudah menewaskan ribuan orang itu. Terawan meminta agar masyarakat bersyukur karena warga China itu sudah tak lagi berada di Indonesia.
"Ndak perlu khawatir. Perhatian, saya bersyukur. Mereka sudah di sana ya sudah bersyukur," ujar Terawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020).
Alasan ia menyatakan Bali aman dari Corona karena warga China itu dinyatakan positif terkena virus pada 5 Februari. Sementara turis itu sudah meninggalkan Bali pada 5 Januari.
"Pemeriksaanya tanggal berapa? 5 Februari kan," jelasnya.
Ia menyatakan sampai saat ini masih memantau kemungkinan penyebaran corona di Bali. Namun, belum ditemukan adanya kabar buruk itu.
"Sampai hari ini enggak ada yang tertular. Ya kita bersyukur," pungkasnya.
Sebelumnya, Huainan Center for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan seorang pasien positif terjangkit virus corona (COVID-19) usai mengunjungi Bali, Indonesia, akhir bulan lalu.
Pasien tersebut terbang dengan penerbangan Lion Air JT2618 dari Wuhan.
Baca Juga: Kelakar Menteri Airlangga: Izinnya Berbelit-belit, Virus Corona Tak Masuk
Melalui unggahan Weibo, Kamis (6/2/2020), pihak berwenang Anhui, China, melalui Huainan CDC, menyebut pasien bernama Jin itu berkunjung ke Bali pada 22 Januari. Ia tinggal di Bali sekitar seminggu.
Jin tercatat kembali ke Shanghai pada 28 Januari memakai penerbangan Garuda Indonesia GA858.
Pasien tersebut diidentifikasi terinfeksi virus corona pada 5 Februari oleh Huainan CDC, demikian menurut unggahan Weibo.
"Untuk penumpang pada penerbangan yang disebutkan di atas, mohon segera memberlakukan tindakan pencegahan," tulis pemerintah Anhui di akun Weibo-nya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc