Suara.com - Pemerintah Indonesia menyebutkan bahwa WN Jepang diduga menularkan virus corona kepada dua WN Indonesia. Disebutkan pula WN Jepang yang menularkan adalah seorang pria. Akan tetapi media Jepang memberikan klaim yang berbeda. Media Jepang, Asahi, menyebutkan bahwa yang menulari adalah seorang wanita.
Dalam berita 'Corona Pertama di Indonesia, Terinfeksi karena Menari dengan Orang Jepang?' tersebut disebutkan bahwa seorang wanita berusia 64 tahun dan putrinya yang merupakan seorang instruktur tari (31) menjadi kasus virus corona pertama di Indonesia. Pada tanggal 14 Februari, putrinya menari dengan perempuan Jepang kenalannya (41) di Jakarta. Dua hari kemudian ia melaporkan demam dan batuk yang ia derita.
Asahi juga mengabarkan bahwa WN Jepang yang menulari dua WN Indonesia tersebut baru diketahui positif corona pada tanggal 27 Februari saat ia berada di Malaysia.
Jokowi Umumkan 2 WNI Positif Corona: Ibu 64 Tahun dan Putrinya 31 Tahun
Presiden Jokowi memberikan pernyataan mengejutkan. Jokowi menyebut ada dua WNI yang positif terjangkit virus Corona atau COVID-19 di Indonesia.
Jokowi menuturkan keduanya adalah seorang ibu dan putrinya yang kini dirawat di sebuah rumah sakit.
"Seorang ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun. Kami cek pada posisi yang sakit. Dicek dan tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/2/2020).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan dua orang tersebut terjangkit virus corona dari WNA asal Jepang yang sedang berkunjung ke Indonesia.
Jokowi menuturkan berdasarkan laporan Menkes, WNA asal Jepang tersebut kata Jokowi sudah terjangkit virus corona.
Baca Juga: Kritik Buruknya Komunikasi Menkes Terawan, Gus Nadir: Pakai Jubir Saja
"Ada informasi minggu lalu ada informasi bahwa ada orang jepang yang ke Indonesia kemudian dan dicek di sana ternyata positif corona tim Indonesia langsuung menelusuri. Orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa. Ditelusuri dan ketemu. Sudah ditemukan ternyata orang yang telah terkena virus korona ini berhubungan dengan dua orang (ibu dan anak)," katanya.
Kemenkes Pastikan Lokasi Dansa WNI yang Positif Corona di Paloma Bistro
Satu dari dua WNI yang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona diketahui seorang guru dansa berusia 31 tahun. Guru dansa tersebut tertular saat berdansa dengan WNA asal Jepang ketika menghadiri acara klub dansa yang dihadiri peserta internasional pada 14 Februari 2020.
Sekretaris Ditjen P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Kemenkes Achmad Yurianto membenarkan lokasi pertemuan dansa yakni di klub Paloma Bistro, Menteng, Jakarta Pusat.
"Di klub dansa itu (Paloma)," ujar Yurianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).
Yurianto menjelaskan guru dansa tersebut tertular saat berdansa dengan Warga Negara Jepang yang tinggal di Malaysia pada 14 Februari 2020 lalu.
Berita Terkait
-
Video WNI Merokok di Area Terlarang di Jepang Viral, Ini Klarifikasinya
-
7 WNI Ditangkap Otoritas Arab Saudi, Diduga Kasus Haji Ilegal dan Pelanggaran Finansial
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas