Suara.com - Polisi telah mengantongi identitas serta ciri-ciri tiga pelaku pembakar seorang transgender perempuan alias transpuan bernama Mira (43) di Cilincing, Jakarta Utara yang masih buron.
Ketiganya kekinian masih dalam pengejaran Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Utara.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan ketiga pelaku yang masih buron berinisial PD, AB dan IQ memiliki profesi sebagai keamanan di terminal truk trailer di Tanah Merdeka, seperti tiga tersangka lainnya yang lebih dulu ditangkap.
"Identitas dan ciri-ciri pelaku sudah dikantongi. Sekarang masih dalam pengejaran mohon doanya ya," kata Wirdhanto saat dihubungi, Kamis (9/4/2020).
Wirdhanto mengemukakan bahwa keenam pelaku baik yang telah ditangkap maupun yang masih buron bukan lah seseorang residivis. Hal itu dikatakan Wirdhanto saat ditanyai ihwal rekam jejak kejahatan para tersangka.
"Enggak ada (yang residivis) kok, enggak ada (catatan kriminal)," katanya.
Sebagaimana diketahui Mira dibakar di garasi truk trailer di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Sabtu (4/4/2020). Mira dibakar hidup-hidup setelah diduga mencuri dompet dan telepon genggam milik salah seorang sopir truk kontainer berinisial KM.
Sebelum dibakar Mira terlebih dahulu dianiaya, hingga akhirnya mengakui telah mencuri dan menjual hasil curiannya itu kepada seseorang. Meski telah mengaku, Mira tetap dibakar hidup-hidup oleh pelaku meski awalnya bermaksud hanya untuk menakut-nakuti.
Dalam kasus ini, polisi telah berhasil membekuk tiga tersangka yakni berinisial AP (27), RT (24), dan AH (26). Sedangkan, ketiga tersangka lainnya yang masih buron yakni berinisial PD, AB, dan IQ.
Baca Juga: Ditilang saat Mabuk! Anggota DPRD Ugal-ugalan hingga Nyaris Tabrak Tentara
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP Ayat 2. Mereka terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun.
Berita Terkait
-
Tiada Kata Ampun! Mira Tetap Dibakar 6 Preman Meski Sudah Akui Mencuri
-
Babak Belur Diinjak-injak, Waria Mira Disiram Bensin 1 Liter Lalu Dibakar
-
Sebelum Dibakar Hidup-hidup, Mira Akui Curi HP saat Diinterogasi 6 Preman
-
Waria Dibakar Hidup-hidup, Mira Digebuki dan Diinjak-injak Sampai Lemas
-
Jalan Kaki 200 Meter Setelah Dibakar, Mira Tak Kuat dan Roboh di Musala
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL