Suara.com - Menjelang bulan ramadhan di tengah wabah virus corona covid-19, Kerajaan Arab Saudi melakukan sterilisasi di sejumlah tempat, termasuk kakbah yang berada di Masjidil Haram.
Menurut laporan Saudi Gazette, General Presidency Affairs dua Masjid Suci telah melakukan proses pembersihan dan sterilisasi pada permukaan dan penutup Kakbah yang disebut kiswah.
Proses pembersihan ini memang sudah rutin dilakukan, namun kali ini ditambahkan dengan proses sterilisasi agar aman.
Pembersihan ini melalui tim teknis khusus sebelum kedatangan bulan Ramadhan sebagai bagian dari jadwal adat tahunan.
Tim teknis khusus, yang dilengkapi dengan perangkat dan mekanisme modern terbaru, melakukan pekerjaan pembersihan dan sterilisasi dalam waktu singkat.
Tim pembersih menghilangkan partikel kotoran sambil menjaga kebersihan dan keanggunan tempat suci umat Islam, sesuai suasana spiritualnya.
Kepresidenan mengerahkan semua upaya untuk menawarkan layanan terbaik dalam merawat Kakbah dengan cara yang memenuhi aspirasi para penguasa Saudi dan sejalan dengan arahan Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, sebagai kepala Kepresidenan 2 Masjid Suci.
Pekerjaan pembersihan dan sterilisasi dilakukan mengikuti kualitas dan standar tertinggi dan di bawah pengawasan dan tindak lanjut Wakil Kepala Kepresidenan Ahmed Al-Mansoori.
Seperti diberitakan sebelumnya, Raja Salman akhirnya mengizinkan 2 Masjid Suci diperbolehkan untuk melaksanakan salah Tarawih pada bulan Ramadhan mendatang,
Baca Juga: 16 Juli Matahari Pas di Atas Kabah, Apa Istimewanya?
Namun, tetap Pemerintah Arab Saudi membatasi jemaah yang diperbolehkan salat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang